Minang Corner

Semalam, Galuik Indang Pukau Penonton IT’S…SHOWTIME!

Foto Beb - Tak hanya tarian yang memukau, kostum, tatanan panggung dan alur cerita sukses menghipnotis penonton

Jakarta, Prokabar – Harmoni suara serunai, gendang tabuik, talempong dan dol sukses hipnotis penonton IT’S… SHOWTIME! di Gedung Kesenian Jakarta, Sabtu (29/9) malam. Irama musik dan nyanyian khas Sumatera Barat ini tengah mengiringi penari balet Indonesia Dance Company (IDCO).

Perpaduan tarian Indang dipadukan dengan kontemporer menghasilkan pertunjukan yang spektakuler. Tatanan panggung yang apik, kostum, alur cerita yang menarik dan semangat dari penari ini mampu membuat penonton terbuai dalam suasana.

Foto Beb – Penari dan penggagas acara IT’S… SHOWTIME!

Inilah janji yang diucapkan tiga wanita cantik penggagas pertunjukan ITS…SHOWTIME!. Mereka adalah Claresta Alim (IDCO Artistic Director), Leonny Ariesa (IDCO Managing Director) dan Jonatha Pranadjadja (IDCO Ballet Mistress).

Ketiganya sukses menyuguhkan pertunjukan tarian balet yang dipadukan dengan tarian tradisional, salah satunya Sumatera Barat.

“Sesuai dengan visi misi kami ingin memadukan tarian tradisional dan balet menjadi satuan gerakan indah. Bisa dinikmati semua orang dan lebih menunjukan keberagaman budaya kita, Indonesia,” ucap Claresta saat ditemui Prokabar.com.

Foto Beb – Toby dan tiga penggagas IT’S…SHOWTIME! Claresta Alim (tengah), Leonny Ariesa dan Jonatha Pranadjadja

Dipilihnya Tarian Indang dipadukan dengan tarian kontemporer ini berasal dari karya Frank Adam Toby Rorimpandey. Pria yang akrab disapa Toby ini menjelaskan bila Tarian Indang ini dimainkan ketika Ramadan tiba.

“Ceritanya berawal ketika Ramadan. Menanti buka puasa yang disebut ngabuburit, kalau di kampung kan nggak ada mall. Jadinya anak-anak biasa di surau main rebana sambill berdendang tentang agama,” beber Toby.

Sebelum menentukan pilihan pada Sumatera Barat, Toby sempat berfikir mengangkat tradisi tarian Palembang dan Kalimantan. “Saya diberi kebebasan untuk memilih daerah mana yang pas untuk diangkat di acara ini. Pilihan Sumatera Barat karena saya telah berdiskusi dengan Uni Elly Kasim untuk mengangkat tarian Indang,” ujarnya.

Foto Beb – Tarian Indang pukau penonton semalam di Gedung Kesenian Jakarta

Persiapan sejak akhir Januari hingga pertunjukan semalam, membuat Toby bersyukur. Claresta memberikan 12 penari terbaiknya untuk membawakan tarian tradisional. “Penari IDCO itu multitalenta. Tak hanya balet saja tapi tarian tradisional juga harus dikuasai. Jadinya bisa dilihat di pertunjukan tadi, keren kan,” puas Toby. (beb)

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top