Minang Corner

Diah Ayu Lestari Bawa Tarian Indang Dindin Badindin ke Kairo

Jakarta, Prokabar – Senandung lagu Indang Dindin Badindin terdengar di Anjungan Jawa Timur, Selasa (22/5) lalu. Delapan penari mengenakan hijab pink kompak menari tarian tradisional budaya Minang, Pariaman, Sumatera Barat.

Indang Dindin Badindin ini jadi satu dari beberapa tarian yang akan ditampilkan di Moeslem Festival di Kairo, Mesir, 26 – 27 Mei mendatang.

Penyanyi jazz, Diah Ayu Lestari akan berkolaborasi dengan Sparkling Surabaya membawa misi budaya tradisional di Mesir nanti. ”Bertepatan dengan Ramadan, aku bersama Sparkling Surabaya akan tampil di Opera House membawa budaya tradisional Indonesia,” aku Diah.

Persiapan wanita kelahiran 2 Desember 1997 ini sudah berjala dua bulan lamanya. Diah ingin penampilannya nanti aka berkesan bagi WNI di Mesir yang rindu akan Tanah Air.

”Dua bulan ini aku bolak balik Jakarta – Surabaya untuk latihan sama ibu-ibu dari Sparkling Surabaya. Alhamdulillah sekarang semuanya sudah siap,” aku Diah.

Penampilannya nanti, Diah akan membawakan tiga lagu. Satu solawat Tala Al Badru dan dua lagu medley daerah Paris Barantai (Kalimantan Selatan), Cik Cik Periuk (Kalimantan Barat).

Meski tak ada kesulitan dalam persiapannya, Diah masih khawatir pelafalan solawatnya. ”Kalau lagu-lagu daerah masih bisa dihafal. Tapi kalau solawat kan semua dunia mengetahui. Apalagi di Kairo itu kan benar-benar bahasa Arab,” akunya.

Selain menyanyikan dua lagu daerah dan solawat di acara pembukanya nanti, Diah ikut menari. Ada tiga tarian yang akan ditampilkan, Lenggang Surabaya, Kembang Setaman dan Indang Dindin Badindin.

Selepas dari Mesir, Diah sudah ada jadwal tampil di Ukraiana. Diah akan tampil pada sebuah event panggung festival dengan full band.

 

”Rencananya Agustus nanti akan tampil di Ukraina. Acaranya bareng full band. Doakan ya,” pungkas Diah. (beb)

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top