Minang Corner

Harimau, Inyiak dalam Kisah-kisah Urang Awak

Dibaca : 187

PROKABAR – Harimau sapaan hormatnya Inyiak Balang, merupakan binatang buas. Oleh urang awak ditakuti, sekaligus dikagumi.

Inyiak kembali muncul di Matur, beberapa waktu sebelumnya muncul di kawasan Tandikek, Sumbar.

IlKemunculan Inyiak karena satu atau beberapa sebab. Pertama, doeloe untuk mengingatkan bahwa ada “harimau rantau” akan masuk.

Karena itu, Inyiak mengingatkan warga sekitar, agar jangan ke  hutan dulu.

Caranya? Membuat marka dengan menggores dalam-dalam jalan ke rimba.

Muncul karena lapar. Ini sebagaimana yang diduga orang-orang sekarang.

Sebenarnya Inyiak muncul bukan karena lapar saja tapi mungkin minta bantuan. Ini karena sarang atau habitat terganggu.

Harimau yang ada sekarang sedang terkepung di rumahnya sendiri.

Manusia sekarang bukan kawannya tapi musuh. Begitu mancogok langsung dicarikan akal, agar bisa ditangkap.

Dalam kisah lain ada harimau yang jadi guru silat. Itulah silek harimau.

Ada juga Inyiak dalam keseharian masyarakat Minang lamo, adalah awan, disebut “akuan”.

Akuan adalah kawan pria-pria Minang. Kemana saja ia berjalan bersama Inyiak balang. Inyiak juga bisa diracak seperti kuda.

Seseorang bisa memanggil Inyiak ketika ia perlu bahkan untuk menjaga rumahnya.

Begitulah Inyiak di Minang. (nrs)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top