Pasaman, Prokabar – Sebanyak 15 sekolah SMA/SMK/MA sederajat ambil bagian mengikuti lomba pionering.
Mereka membuat menara pandang berganda yang dimotori oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Pasaman.
Lomba yang dipusatkan di lapangan Makodim 0305/Pasaman, Sabtu (3/9), sengaja digelar dalam rangka memeriahkan HUT Kabupaten Pasaman tahun 2026.
Selain dihadiri oleh Kepala Dinas PUPR, Choiruddin Batubara dan jajarannya, lomba ini juga dihadiri langsung, Sekdakab Pasaman, Yudesri, Wakapolres Pasaman Kompol Muzhendra dan Kepala Dinas Pendidikan Pasaman, Muslim.
Menurut Ketua Panitia Pelaksana Lomba Kharul Anwar, lomba pionering menara pandang berganda ini merupakan lomba yang pertama kali digelar di dalam rangakaian kegiatan HUT Kabupaten Pasaman.
“Kita sengaja memilih lomba ini untuk melihat sejauh mana kreativitas dan ketangkasan para siswa dalam merangkai bambu menjadi struktur bangunan darurat yang menjulang tinggi dan kokoh,” katanya.
Ia mengatakan, pembuatan menara pandang ini bukanlah sekedar tugas merangkai kayu, melainkan sarana untuk melatih kecerdasan para peserta lomba.
“Dalam lomba ini, kita juga mendatangkan dewan juri dari Kwarda Pramuka Sumbar, Kwarcab Pasaman, Kodim 0305/Pasaman, Polres Pasaman dan Kabid Tata Ruang PUPR Pasaman,” terangnya.
Pantauan awak media, jalannya perlombaan ini berlangsung penuh dinamika, kosentrasi dan perhitungan dari para peserta lomba.
Waktu yang diberikan dewan juri selama dua jam, dimanfaatkan dengan baik oleh peserta. Mereka tampak serius merangkai bambu untuk dijadikan menara pandang berganda. (RH)
















