Pelaku Penyiksaan Simpai Ternyata di Tambangan Tanah Datar

Penulis -

Minggu, 4 April 2021 - 14:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah Datar, Prokabar – Aparat kepolisian dan BKSDA berhasil menangkap pelaku penganiayaan Simpai dalam video viral beberapa hari terakhir.

Pelaku merupakan anak Nagari Tambangan, Kecamatan X Koto, Tanah Datar.

Petugas kepolisian berhasil mengamankan lima orang pelaku dan sudah meminta maaf.

Penganiayaan tersebut menurut pelaku terjadi pada Januari 2021.

Berita Terkait:

“Kami mengakui salah dan kami meminta maaf atas tindakan yang mengakibatkan video tersebut viral dan membuat kegaduhan,” kata salah seorang pelaku yang kini beredar di media sosial.

Selain meminta maaf, polisi dan petugas BKSDA juga mendatangi lokasi di pinggir sungai,tempat pelaku menganiaya simpai.

Penyiksaan seekor simpai atau Surili Sumatera (Presbytis melalophos)

VIDEO PENYIKSAAN

Sebelumnya media sosial geger dengan video penyiksaan seekor Simpai atau Surili.

Sebanyak tiga pemuda menyiksa Surili dan merekam penyiksaan itu dalam sebuah video untuk media sosial.

Video berdurasi 26 detik tersebut, memperlihatkan mereka menyiksa Surili di pinggir sungai.

Mereka tertawa kegirangan saat menyiksa Surli tersebut.

Tampak seorang laki-laki tanpa memakai baju dan celana jeans pendek menarik ekor Surili.

Baca Juga Milenialisme.com

Primata itu terlihat tersungkur di tanah dan terkesan kesakitan.

Ketiga pria tersebut malah tertawa saat Surlili menjerit.

Laki-laki yang memegang ekor primata langka tersebut tercebur ke sungai saat hewan itu menggelinjang.

Temannya yang membawa karung dan memakai kaos hitam mencoba menangkap primata itu lagi di sungai.

Sementara yang lainnya hanya menertawakan penyiksaan Surlili.

Sedangkan satu lagi teman memakai baju kaos hijau tua hanya menertawakan penyiksaan hewan. (laf)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aduan Berujung PTDH, Warga Berinisial LMN Puji Respon Cepat Bidpropam Polda Sumbar
Pencegahan Kasus LGBT di Sumbar Perlu Regulasi, Edukasi, dan Pembinaan Terpadu
Polres Dharmasraya Ungkap 11 Kasus Menonjol Selama Bulan Juni -Juli 2026. Tujuh Diantaranya Kasus Narkoba
Sudah Dilarang Masih Nekat Pelaku Tambang Emas Ilegal Diamankan Polres Pasaman
Dua Pelaku Curas Diamankan Polres Pasaman Pelaku Ternyata Pria Sewaan Korban
3,37 Persen, Alarm yang Tidak Boleh Dianggap Biasa
Pengedar Sabu Digulung Polres Pasaman Ratusan Gram Barang Bukti Diamankan
Pencabulan Anak, Andre Rosiade Desak Pihak Kepolisian Tangkap Pelaku

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:53 WIB

Aduan Berujung PTDH, Warga Berinisial LMN Puji Respon Cepat Bidpropam Polda Sumbar

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:00 WIB

Pencegahan Kasus LGBT di Sumbar Perlu Regulasi, Edukasi, dan Pembinaan Terpadu

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:53 WIB

Polres Dharmasraya Ungkap 11 Kasus Menonjol Selama Bulan Juni -Juli 2026. Tujuh Diantaranya Kasus Narkoba

Rabu, 15 April 2026 - 15:56 WIB

Sudah Dilarang Masih Nekat Pelaku Tambang Emas Ilegal Diamankan Polres Pasaman

Senin, 6 April 2026 - 14:38 WIB

Dua Pelaku Curas Diamankan Polres Pasaman Pelaku Ternyata Pria Sewaan Korban

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB