Artikel

Penggunaan Lilin Sebagai Pelapis Pangan, Ini Syaratnya

Padang, Prokabar — Sebagian  besar masyarakat masih ragu untuk mengonsumsi pangan olahan/pangan segar yang dilapisi dengan lilin/wax. Apabila digunakan sesuai dengan persyaratan, lilin sebetulnya aman digunakan sebagai pelapis.

Lilin diatur penggunaaannya sebagai Bahan Tambahan Pangan (BTP) Pelapis berdasarkan Peraturan Kepala BPOM No.12 Tahun 2013 tentang Batas Maksimum Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Pelapis.

Persyaratan keamanan dan mutu pangan (food grade) lilin sebagai BTP Pelapis antara lain:

1. Cemaran logam berat tidak lebih dari 20 mg/kg.

2. Logam 10 mg/kg.

3. Lain-lain yang sesuai dengan Kodeks Makanan Indonesia (KMI) dan JECFA Monograph

Selain itu, ada empat jenis lilin yang diizinkan untuk digunakan dalam pangan yaitu Malam (Beeswax), Lilin Kandelila (Cabdelilla Wax), Lilin Karnauba (Carnauba Wax), dan Lilin Mikrokristalin (Microcrystalline Wax).

Pelapis (Glazing agent) adalah bahan tambahan pangan untuk melapisi permukaan pangan sehingga memberikan efek perlindungan dan atau penampilan mengkilap. (*/hdp)

Berani Komen Itu Baik
Tirto.ID
Loading...
To Top