Agam, Prokabar.com – Puluhan siswa dari SMPN 1 Tanjung Raya melakukan kunjungan edukatif ke Kutub Khanah (Perpustakaan/Pusat Dokumentasi) Haji Abdul Karim Amrullah (Inyiak De-er), yang terletak di Muaro Pauah, Jorong Batung Panjang, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sabtu (13/6).
Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan generasi muda pada sejarah perjuangan ulama besar Minangkabau sekaligus mendalami nilai-nilai karakter dari literasi Islam klasik.
Dalam kunjungan tersebut, para siswa tampak antusias mendengarkan pemaparan materi dari narasumber setempat.

Nelvi Susanti, Kepala SMPN 1 Tanjung Raya mengatakan, kunjuangan ke lokasi pameran penuhi manuskrip dan catatan sejarah ini sebagai bentuk rasa ingin tahu dan penggalian ilmu pengetahuan terhadap sejarah masa lalu. Terutama sosok ulama besar dari Minangkabau, yakni Dr. Haji Abdul Karim Amrullah.
Ia menjelaskan betapa pentingnya menjaga ingatan kolektif tentang perjuangan para pendahulu. Berharap pada siswa-siswi yang merupakan pengurus OSIS dan MPK tersebut dapat memperdalam pengetahuan tentang pejuang dan ulama masa lalu.

Sementara itu, Rudi Yudistira selalu pemandu memaparkan, salah satu kunci rahasia keilmuan dan keteguhan para ulama terdahulu yang tertuang dalam manuskrip-manuskrip di Kutub Khanah tersebut. Menurutnya, pemahaman mendalam tentang ilmu agama, sastra (syair), serta ketajaman spiritual menjadi benteng utama perjuangan mereka dalam menghadapi dinamika zaman dan kolonialisme.
“Itulah kunci rahasia dari apa yang kita dapatkan dari ulama ini,” ujar Rudi di hadapan para siswa yang menyimak dengan saksama.
Tidak hanya mengulas warisan intelektualnya, Rudi juga menceritakan kisah pilu sekaligus heroik mengenai akhir hayat Haji Abdul Karim Amrullah. Beliau menjelaskan bahwa Inyiak De-er sempat ditangkap oleh pihak kolonial dan menjalani masa-masa sulit dalam penahanan serta penyiksaan akibat konsistensinya menentang ketidakadilan.
Kunjungan ini diharapkan mampu memicu semangat literasi dan menumbuhkan rasa bangga di kalangan siswa SMPN 1 Tanjung Raya terhadap tokoh bangsa yang lahir dari tanah kelahiran mereka sendiri di tepian Danau Maninjau. (rud)
















