Yogyakarta, Prokabar – Jelang menghadapi laga terakhir 32 besar melawan Persna 1960 Manado, PSP incar kemenagan penuh. Rencananya, laga terakhir ini dihelat di Mandala Krida Yogyakarta Senin (15/6) sore.
Meski diketaui hasil seri tetap bakal membawa PSP ke 16 besar laga, Joni Efendi menyebut tim PSP tetap mengincar kemenangan penuh dalam laga itu.
“Selangkah lagi, kita lolos ke 16 besar dan di laga terakhir ini kita mengincar kemenangan. Pemain tetap diinstruksikan bermain pressing dan sabar saat bola dikuasai. Kami yakin tiga poin akan kami raih. Mohon do’a dan dukungan masyarakat Minang di ranah dan rantau untuk kemenangan PSP di laga terakhir ini,” sebut pelatih berusia 58 tahun ini, seperti yang diutarakan kembali oleh bek PSP Syahril.
Di dua laga sebelumnya, PSP Padang telah berhasil mengumpulkan empat poin, hasil sekali menang atas Persimaju Mamuju dan sekali seri saat berlaga melawan Persikotas Tasikmalaya.
Mulai bugarnya Lutfi Al anshori, sayap cepat yang mencetak gol saat melawan ASIOP, akan menjadi senjata kejutan tersendiri untuk lini penyerangan pandeka Minang. Begitu pula Gelandang angkut air Bayu “Cabiak” Resman yang dipastikan bugar 100 persen usai diistirahatkan saat melawan Persikotas Tasikmalaya.
Andalan di lini depan Ariswar Hanif, juga siap kembali mencatatkan namanya di papan skor, setelah pulih dari gangguan di kakinya yang membuat striker 36 tahun ini istirahat di laga melawan Persikotas.
“Saya siap mencetak gol kembali dan membantu tim sekuat tenaga untuk lolos ke 16 besar,” sebut striker asal Payakumbuh ini.
Baik Ketua Umum Amril Amin, Ketua Harian Osman Ayub dan juga Bendahara Umum PSP Joni Irwandi menyatakan, dukungan manajemen PSP dan Walikota Padang kepada tim akan selalu diberikan, termasuk bonus kemenangan.
Ini dimaksudkan untuk memacu para pemain tampil habis-habisan demi mengembalikan kejayaan PSP Padang.
“Menang dan lolos ke 16 besar, kami dari manajemen telah siap menyediakan bonus bagi pemain. Kami minta fokus dan disiplin dengan waktu istirahat, agar stamina terjaga selama pertandingan,” tegas Aciak, sapaan akrab Ketua Umum PSP berusia 55 tahun ini.
PSP Padang dan Persikotas Tasikmalaya diunggulkan di laga terakhir Putaran Nasional Liga 4 Grup S, karena sama sama telah meraup empat poin. Meski begitu, baik Persimaju Mamuju dan Persma 1960 Manado tetap memiliki peluang untuk lolos ke 16 besar dengan syarat mengalahkan lawan lawannya dengan selisih dua gol di pertandingan terakhir.
Motivasi besar tim Persma inilah yang cukup diwaspadai tim pelatih dan manajemen PSP Padang. Namun secara keseluruhan tim telah siap mengantisipasinya.
“Semangat utk menang dan juara grup dan lolos 16 besar. Kita main dengan hati dan enjoy habis-habisan,” seru Joni Efendi Pelatih Kepala PSP Padang.
“Insya Allah, kami percaya bahwa semangat dan kerja keras tim akan membuahkan hasil yang manis. _Yes_ _We_ _Can_ !,” tambah Joni Irwandi, Bendahara Umum PSP, memotivasi seluruh skuad di latihan terakhir.
Ketua Harian PSP Osman Ayub menyampaikan, tidak hanya Walikota Padang, seluruh pecinta sepakbola ranah Minang, baik di ranah atau pun di rantau mendo’akan PSP Padang kembali bangkit dan disegani di kancah sepakbola Nasional.
“Mohon do’a dari seluruh pecinta sepakbola ranah Minang,” Sebut Donal Elfian, asisten Manajer.
Latihan terakhir PSP di lapangan Sitimulyo Kabupaten Bantul diikuti antusias oleh seluruh pemain. Menandakan tingginya motivasi untuk meraih kemenangan. (Adh)
















