Trending | News | Daerah | Covid-19

Film

Ternyata Dibalik Suksesnya Munafik 2, Syamsul Yusof Tinggalkan Keluarga Selama Sebulan. Ngapain ya?

Totalitas Syamsul Yusof, mendalami setiap perannya sebagai Ustadz Adam
Dibaca : 7.4K

Jakarta, Prokabar – Aktor asal Malaysia ini benar-benar multitalenta. Selain jadi pemeran utama di film genre horor religi Munafik 2, Syamsul Yusof kerja borongan. Dia jadi penulis naskah, sutradara bahkan sebagai editor.

“Kalau di sini (Indonesia) heran ya saya kerja borongan, banyak yang dilakukan. Tapi di Malaysia itu sudah biasa. Ini adalah film ke sepuluh saya disepanjang karir di dunia film. Seru dan menyenangkan, terbayar sudah letih ini,” ucap Syamsul saat ditemui Prokabar.com saat promo film Munafik 2, belum lama ini.

Foto Beb – Syamsul Yusof kerja borongan di Munafik 2

Inspirasi film Munafik 2 ini berawal dari kesuksesan Munafik pertama yang tayang 2016 lalu. Syamsul ingin membuat satu karya yang bisa menyentuh jiwa penonton. Bahkan untuk mewujudkan keinginannya itu, peraih sutradara terbaik ini rela meninggalkan keluarganya.

“Demi film ini saya sampai mengurung diri di hotel selama sebulan. Sesekali istri saya datang, saya tonton film horor Thailand, Indonesia dan film horor dari negara lain. Tapi saya nggak dapat ide. Story nya sangat kurang, saya terus berfikir dan berfikir sampai menemukan jalan cerita yang layak,” ungkapnya.

Hingga akhirnya pria kelahiran 21 Mei 1984 ini kembali membuka Al-Qur’an. Membaca dan meresapi apa yang terkandung dalam kitab agama Islam. Kebuntuan yang mendera gilirannya seakan terbuka dan menjadikan Munafik 2 syarat akan religi.

Gaya Syamsul Yusof saat mengarahkan Sakinah (Maya Karin) di lokasi syuting

“Saya buat film horor kembali lagi pada Al-Qur’an. Saya tulis skrip sambil baca kitab. Dengar ceramah soal perjuangan Nabi Muhammad, Nabi Isa dan watak jahat Firaun dan Abu Jahal. Ditambah ayat-ayat suci Al-Qur’an yang menggetarkan hati, saya rasa hati penonton tersentuh. Tak hanya seram saja tapi ada sentuhan spiritual yang mengingatkan kita pada Allah SWT,” ujarnya.

Syamsul pun berharap karya filmnya ini bisa sukses di Indonesia. Kenekatan Syamsul membuat film genre horor religi sebanding dengan antusias tiga juta penonton di Malaysia.

Totalitas Syamsul Yusof, mendalami setiap perannya sebagai Ustadz Adam

“Mudah-mudahan film ini sukses. Saya nekat sebenarnya. Ada pandangan mengajarkan film ini sukses karena agama. Padahal film berbau agama ini susah mau jual. Kelebihannya mungkin dari sudut marketing, visual dan editing saja bukan pada agama yang ditonjolkan. Yang penting saya sudah buat something to my religion,” pungkasnya. (beb)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top