Drama Penalti di Budapest! PSG Pertahankan Gelar Liga Champions Usai Kalahkan Arsenal

Penulis -

Minggu, 31 Mei 2026 - 08:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Budapest, Prokabar – Paris Saint-Germain kembali menorehkan sejarah di kompetisi paling elit Eropa. Pada Final UEFA Champions League 2025/2026 yang digelar di Puskás Aréna, Budapest, pada 30 Mei 2026, PSG berhasil mempertahankan gelar juara setelah mengalahkan Arsenal melalui adu penalti 4-3 menyusul hasil imbang 1-1 hingga akhir perpanjangan waktu.

Pertandingan ini menjadi final yang sarat emosi dan ketegangan tinggi. Arsenal yang tampil sebagai tim underdog berhasil memberikan perlawanan sengit, tetapi mentalitas juara dan ketangguhan PSG di momen krusial akhirnya menentukan hasil akhir.

Awal yang Mengejutkan Arsenal

Arsenal langsung mengejutkan PSG sejak menit-menit awal. Baru berjalan enam menit, Kai Havertz membuka keunggulan bagi The Gunners lewat gol yang lahir dari serangan cepat. Umpan silang akurat dari sisi kanan berhasil dimanfaatkan Havertz dengan tandukan yang akurat, meninggalkan kiper PSG tak berdaya.

Gol tersebut membuat Arsenal yang dipimpin Mikel Arteta bermain lebih percaya diri dan mendominasi penguasaan bola di awal laga.

PSG yang merupakan juara bertahan sempat kesulitan mengembangkan permainan. Tekanan tinggi Arsenal membuat lini tengah PSG kesulitan mengatur ritme.

Namun, perlahan Luis Enrique berhasil menyesuaikan taktik dengan meminta timnya lebih sabar dan memanfaatkan kecepatan Ousmane Dembélé serta Bradley Barcola di lini depan.

Titik Balik Penalti Dembélé

PSG mendapatkan hadiah penalti di menit ke-65 setelah pelanggaran di kotak terlarang Arsenal. Ousmane Dembélé yang menjadi algojo mengeksekusi dengan dingin, mengecoh kiper Arsenal dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Gol tersebut menjadi momentum penting karena setelah itu PSG mulai mendominasi penguasaan bola dan menciptakan beberapa peluang berbahaya.

Babak kedua dan perpanjangan waktu berjalan sangat ketat. Kedua tim saling jual beli serangan, tetapi pertahanan masing-masing tampil disiplin. Kiper PSG dan kiper Arsenal bergantian melakukan penyelamatan gemilang, sehingga pertandingan harus ditentukan lewat adu penalti.

Kegemilangan Safonov dan Kegagalan Gabriel

Dalam adu penalti yang penuh drama, Matvey Safonov kembali menjadi pahlawan. Kiper asal Rusia itu berhasil membaca arah tendangan salah satu penendang Arsenal, sementara Gabriel Magalhães gagal mengeksekusi penalti penentu dengan melepaskan tembakan yang melambung jauh di atas mistar.

PSG sukses menuntaskan empat penalti mereka dengan sempurna, memastikan kemenangan 4-3.

Kemenangan ini semakin istimewa karena PSG berhasil mempertahankan gelar Liga Champions untuk pertama kalinya sejak era Real Madrid beberapa tahun lalu.

Luis Enrique berhasil membangun tim yang tidak hanya mengandalkan individu, melainkan kolektivitas yang luar biasa.

Vitinha terpilih sebagai Man of the Match berkat visi dan kontrol permainan yang matang di lini tengah.

Bagi Arsenal, ini adalah akhir yang pahit. Meski berhasil mencapai final untuk pertama kalinya dalam waktu yang lama dan tampil sangat kompetitif, Mikel Arteta dan anak asuhnya harus pulang dengan tangan kosong.

Arteta memuji performa timnya sebagai “tim terbaik di dunia” meski kalah, dan berjanji akan menggunakan kekalahan ini sebagai bahan bakar untuk musim depan.

Dengan trofi ini, PSG semakin mengukuhkan diri sebagai kekuatan baru di Eropa. Mereka bukan lagi tim yang hanya kuat di domestik, melainkan raja benua yang siap mendominasi era baru sepak bola Eropa. Malam di Budapest ini akan dikenang sebagai bukti ketangguhan mental dan kualitas skuad Luis Enrique yang mampu bertahan di puncak.

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar
Besok Malam, Indonesia vs Vietnam: Ujian Sesungguhnya untuk Tim Garuda
Hasil Piala AFF: 3 Gol dalam 7 Menit, Indonesia Hajar Timor Leste dan Puncaki Klasemen
Preview Timor Leste vs Indonesia; Bukan Soal Menang, tapi Berapa Gol yang akan Dicetak Tim Garuda
Debut Langsung Hetrik di Timnas Indonesia, Mithcell Baker: Mimpi yang Jadi Nyata!
Prediksi Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja Malam Ini; Rizky Ridho Kapten, Profesor Haye akan jadi Jendral Lapangan Tengah
Malam Ini, Timnas Indonesia Vs Kamboja di Piala AFF 2026: Tidak Ada Cerita Imbang, Apalagi Kalah!
Ditargetkan Juara, Inilah 26 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Besok Malam, Indonesia vs Vietnam: Ujian Sesungguhnya untuk Tim Garuda

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:31 WIB

Hasil Piala AFF: 3 Gol dalam 7 Menit, Indonesia Hajar Timor Leste dan Puncaki Klasemen

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:33 WIB

Preview Timor Leste vs Indonesia; Bukan Soal Menang, tapi Berapa Gol yang akan Dicetak Tim Garuda

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:01 WIB

Debut Langsung Hetrik di Timnas Indonesia, Mithcell Baker: Mimpi yang Jadi Nyata!

Berita Terbaru