Padang, Prokabar – PSP Padang harus mengakui keunggulan Mataram Utama pada laga perdana Grup H Putaran Nasional Liga 4 dengan skor 0-1 (30/5) petang. Meski kalah dalam laga yang hanya dihadiri penonton undangan tersebut, Pelatih Joni Efendi tidak ingin skuad PSP larut dalam kesedihan.
“Apa pun hasil di lapangan, itu murni tanggung jawab pelatih. Dan saya sebagai pelatih yakin kita bisa menyapu bersih dua laga tersisa dengan kemenangan,” ujar pelatih berusia 58 tahun ini.
Seusai laga, baik pengurus maupun pelatih tetap menyuarakan optimisme bahwa mereka mampu mengatasi lawan-lawan di dua laga sisa. Apa pun hasil tim lain, PSP Padang akan lolos ke 32 besar jika mampu menang atas Persenga Nganjuk di Stadion Mandala Krida Yogyakarta, Selasa (2/6) pukul 15.30 WIB, dan terakhir melawan ASIOP di Stadion Sultan Agung Bantul, Jumat (5/6).
Kapten kesebelasan Agung Wicaksana juga menyuntikkan motivasi kepada rekan-rekan setimnya untuk berjuang habis-habisan pada laga selanjutnya melawan Persenga Nganjuk (2/6) siang.
“Kita gaskan dua pertandingan. Insya Allah PSP bisa lolos. Lupakan pertandingan tadi. Mari fokus dan bekerja lebih keras lagi, kawan-kawan,” seru kapten berusia 28 tahun ini.
Ketua Umum PSP melalui Ketua Harian Osman Ayub, menyuarakan optimisme melihat penampilan anak-anak Pandeka Minang di laga perdana.
“Kami yakin dan optimis, pemain akan bangkit dan membalikkan keadaan untuk menang di laga berikutnya. Pelatih tentu telah memiliki resep jitu untuk mengalahkan Persenga Nganjuk pada laga Selasa lusa. Pak Wali Kota yang telah mengetahui hasil kekalahan PSP, juga menyemangati pengurus dan pelatih PSP untuk terus berjuang agar dapat mengalahkan lawan di dua laga berikutnya.” katanya.
“Persoalan nonteknis seperti melawan Mataram Utama kemarin, di mana PSP kalah karena penalti yang berbuah gol di menit akhir, kami yakini telah dilupakan oleh pemain dan pelatih. Apalagi sorotan netizen dan pecinta sepak bola di seluruh Indonesia diyakini akan membuat Liga 4 semakin sportif,” ujar politisi kawakan empat periode di parlemen tersebut.
Saat ini PSP berada di urutan keempat atau juru kunci dari empat tim. Sementara ASIOP dan Persenga Nganjuk yang berbagi hasil imbang berada di urutan kedua dan ketiga Grup H zona nasional Liga 4 Piala Presiden kali ini.
Minimnya gol di dua laga awal, di mana satu-satunya pertandingan yang menghasilkan gol hanya dari titik putih oleh Mataram Utama, membuktikan bahwa keempat tim memiliki pertahanan yang cukup kuat.
“Kami sudah melihat cuplikan pertandingan ASIOP versus Persenga Nganjuk. Ada celah yang bisa kita eksploitasi di lini pertahanan Persenga. Mohon doa dan dukungan dari seluruh pecinta PSP dan sepak bola Ranah Minang,” pungkasnya. (Adh)
















