Tanah Kongsi Bersolek Jadi Pusat Kuliner Heritage

Penulis -

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peninjauan ke kawasan Pasar Tanah Kongsi.

Peninjauan ke kawasan Pasar Tanah Kongsi.

Padang, Prokabar  – Upaya penataan kawasan bersejarah di Kota Padang terus dikebut demi mewujudkan tata kota yang lebih estetik, nyaman, dan bernilai ekonomi tinggi. Camat Padang Barat, Diko Riva Utama, bersama Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Fizlan Setiawan, serta Anggota Komisi I DPRD Kota Padang, Iswanto Kwara, turun langsung melakukan peninjauan ke kawasan Pasar Tanah Kongsi pada Sabtu (30/5/2026).

Peninjauan lapangan ini merupakan tindak lanjut nyata dari sesi diskusi intensif yang sebelumnya telah digelar di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang. Diskusi strategis tersebut melibatkan Anggota DPRD Kota Padang, Iswanto Kwara, Kepala Dinas PUPR, Camat Padang Barat, Lurah Kampung Pondok, Lurah Berok Nipah, dan perwakilan legislatif.

Fokus utamanya adalah merumuskan langkah penataan Pasar Tanah Kongsi sebagai pusat kuliner yang merepresentasikan akulturasi empat etnis, sekaligus menormalisasi sungai Kali Mati di Berok Nipah agar menjadi kawasan yang bersih dan terbebas dari ancaman banjir.

Di sela-sela peninjauan, Camat Padang Barat Diko Riva Utama memaparkan peta jalan strategis untuk mengubah wajah kawasan tersebut. Pernyataannya merujuk pada proposal revitalisasi tahap prioritas 2025 hingga 2026 yang mengusung konsep Tanah Kongsi sebagai pusat gastronomi dan warisan multikultural.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

“Kita memiliki visi strategis untuk menjadikan Tanah Kongsi sebagai kawasan gastronomi ikonik di Kota Padang, sekaligus simbol akulturasi kuliner Nusantara. Kawasan ini sangat spesial karena menjadi satu-satunya lokasi di Padang yang mempertahankan DNA akulturasi budaya Minang, Tionghoa, dan Nias secara autentik sejak abad kesembilan belas. Guna mendukung pengajuan Padang ke dalam jaringan UNESCO Creative Cities Network kategori gastronomi, kami memfokuskan lima pilar intervensi prioritas, yaitu penataan fasad estetika, pencahayaan bergaya heritage, pembangunan pusat digital gastronomi, rute penjelajahan wisata kuliner atau gastro trail, hingga inkubasi UMKM,” ungkap Diko Riva Utama.

Lebih lanjut, ia menekankan besarnya potensi pemberdayaan ekonomi dari proyek revitalisasi tersebut bagi masyarakat setempat.

“Melalui total investasi prioritas ratusan juta rupiah, kita menargetkan lonjakan hingga belasan ribu pengunjung per bulan pada tahun pertama. Secara ekonomi, program ini diproyeksikan memberikan dampak perputaran uang lokal, serta mampu memberdayakan puluhan UMKM kuliner agar tersertifikasi standar pelayanan,” tambahnya.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Rencana besar ini mendapat dukungan penuh dari pihak legislatif. Anggota Komisi I DPRD Kota Padang, Iswanto Kwara, memastikan ketersediaan dukungan nyata melalui alokasi dana pokok pikiran (pokir) sebesar lima ratus juta rupiah. Menurutnya, Tanah Kongsi memiliki potensi luar biasa untuk dikembangkan sebagai bagian integral dari kawasan wisata heritage Kota Tua karena sarat akan nilai sejarah, keberagaman budaya, dan daya pikat kuliner bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

“Kita mendukung revitalisasi Pasar Tanah Kongsi agar semakin hidup dan menjadi bagian penting dalam pengembangan kawasan Kota Tua,” ujar Iswanto Kwara.

Senada dengan hal tersebut, pegiat sejarah dan pariwisata yang juga pendiri komunitas Padang Heritage, Ubay, menyoroti pentingnya menjaga keaslian nilai-nilai sosiokultural yang berakar kuat di pasar tersebut.

“Pasar Tanah Kongsi merupakan warisan budaya hidup Kota Padang yang terus mempertahankan tradisi berniaga, kuliner, dan interaksi sosial masyarakat. Sebagai The Living Heritage Gastronomy Market, pasar ini menjadi simpul pengalaman gastronomi yang menghubungkan sejarah, cita rasa, dan identitas budaya multietnis dalam satu ruang yang autentik dan berkelanjutan,” tutur Ubay yang turut hadir mendampingi rombongan.

Baca Juga :  Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Melalui sinergi lintas sektoral antara eksekutif, legislatif, dan penggerak komunitas ini, Pasar Tanah Kongsi diharapkan dapat segera bersolek dan menjadi magnet baru pariwisata Sumatra Barat yang siap bersaing di kancah global.

Revitalisasi Pasar Tanah Kongsi juga sejalan dengan Program Unggulan (Progul) Wali Kota Padang Fadly Amran, Jelajah Padang, yang mendorong pengembangan destinasi wisata berbasis sejarah, budaya, kuliner dan ekonomi kreatif.

Revitalisasi Pasar Tanah Kongsi juga sejalan dengan Program Unggulan (Progul) Wali Kota Padang Fadly Amran, Jelajah Padang, yang mendorong pengembangan destinasi wisata berbasis sejarah, budaya, kuliner dan ekonomi kreatif.

Melalui penataan kawasan yang terintegrasi dengan Kota Tua, Pasar Tanah Kongsi diharapkan menjadi wajah baru perdagangan tradisional Kota Padang.

Hal ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan pedagang dan pengunjung, tetapi juga memperkuat daya tarik wisata serta membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat. (pk)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB