Inilah Riwayat Uang 5 Juta Dolar yang Tidur Selama 11 Tahun

Penulis -

Kamis, 6 Agustus 2020 - 09:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar, Uang 5 juta dolar terperangkap selama 11 tahun di Bank Nagari Sumbar. Sudah berbagai cara ditempuh, tetap tak bisa cair.

Uang itu setelah 11 tahun ekuivalen Rp 86 miliar, lipat dua kurang sedikit. Sekarang akan dipakai untuk beasiswa. Belum semua, baru sekedar “penjawab tanya” Rp 5 miliar. Itu pun belum langsung cair, karena menunggu pergub. Pergub baru akan selesai, setelah ada masukan dari pakar.

Pada awalnya adalah PT Semen Padang, yang diakuisisi Semen Gresik jadi anak perusahaan. Gresik yang sudah masuk bursa itu, melego sahamnya pada Cemex dalam porsi yang kecil. Sekarang Cemex hendak jadi mayoritas. Beli saham lagi.

Rakyat Sumbar menolak PT Semen Padang jadi bagian yang akan dijual. Muncul apa yang disebut spin off.

Cemex mundur, tak kuat berhadapan dengan kondisi seperti itu. Sahamnya dibeli oleh PT Rajawali. Saat itu pada 1999 Rajawali memberi hibah pada Pemprov Sumbar 5 juta dolar. Oleh Gubernur Gamawan Fauzi dan Ketua DPRD Leonardy Harmainy, dana ini disepakati disimpan di Bank Nagari.

Terkunci
—————

Niat hati dana tersebut dipakai untuk beasiswa. Sudah dua kali dibuat badan atau yayasan pengelola, ternyata uang tak bisa dicairkan karena terbentur aturan. Nomenklaturnya tak ada. Belum ada dalam sejarah Indonesia ada uang bukan milik pemerintah masuk APBD. Nah ini ada, 11 tahun dari Padang ke Jakarta, dipikirkan orang-orang hebat, tak dapat juga caranya.
Pada Rabu (6/8/2020) Gubernur Irwan Prayitno dan DPRD Sumbar dalam rapat vikon, sepakat: dana bisa cair. Tinggal mengeluarkan pergub.

Menuruts seorang ketua DPRD Sumbar zaman dana itu dihibahkan, Masful, sebaiknya hibah dipakai dengan baik dan tepat sasaran.

“Hilangkan kader-kader, lenyapkan politik-politik, fokus pada generasi muda yang benar-benar berhak, agar pendidikan mereka tidak terputus.” (nrs)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Udin Rahmany, Guru Agama dan Politik Hajjah Rasuna Said
Kisah Pidato Presiden Soekarno di Bawah Pohon Beringin SGB Maninjau
Sejarah Singkat KJA Danau Maninjau
Mengenal Sosok Raja Bagindo Ali, Ulama Minangkabau Penyebar Agama Islam di Filipina
Sejarah Tuanku Imam Bonjol, Pahlawan Nasional Berjasa dari Tanah Minang
Nasihat Angku Yus: Indahnya Surau Hilang sejak Orde Lama
Sarungan, Cara Melawan Kompeni
Catatan Singkat Bencana Alam Di Danau Maninjau

Berita Terkait

Rabu, 21 September 2022 - 23:07 WIB

Udin Rahmany, Guru Agama dan Politik Hajjah Rasuna Said

Rabu, 21 September 2022 - 21:30 WIB

Kisah Pidato Presiden Soekarno di Bawah Pohon Beringin SGB Maninjau

Kamis, 15 September 2022 - 16:15 WIB

Sejarah Singkat KJA Danau Maninjau

Senin, 11 Oktober 2021 - 12:18 WIB

Mengenal Sosok Raja Bagindo Ali, Ulama Minangkabau Penyebar Agama Islam di Filipina

Sabtu, 9 Oktober 2021 - 19:12 WIB

Sejarah Tuanku Imam Bonjol, Pahlawan Nasional Berjasa dari Tanah Minang

Berita Terbaru

Peninjauan ke kawasan Pasar Tanah Kongsi.

Daerah

Tanah Kongsi Bersolek Jadi Pusat Kuliner Heritage

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:56 WIB

Bola

Ini Starting Line Up PSP Melawan Mataram Utama

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:00 WIB