Besarkan Anak Tuli, Ibu Hebat Ini Jadi Inspirasi Ifan Ohsi

Penulis -

Sabtu, 26 Desember 2020 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Prokabar – Pelantun Rasakan Dunia, Ifan Ohsi tak kuasa menahan air mata saat memandu acara @Se2ruan. Emosi haru jelas terlihat ketika Ifan berbincang dengan seorang wanita bernama Astrid.

Perjuangan ibu dari tiga anak ini jadi inspirasi Ifan yang mendedikasikan lagu untuk teman-teman tuli. “Bunda Astrid ini ibu dari Liam, anak tuli yang jadi inspirasi lagu ‘Rasakan Dunia’,” ucap Ifan membuka perbincangan.

Bertepatan dengan peringatan Hari Ibu, Ifan mengajak Astrid berbagi kisah perjuangan membesarkan Liam. Sebagai ibu, Astrid berharap ketiga anaknya menjadi anak baik dan saleh.

“Hari Ibu nggak usah ditanya lagi jasanya, nggak terbayarkan. Yang membuat ibu sempurna itu adalah kehadiran anak-anak. Nggak mengharapkan balasan apa-apa. Terpenting jadi anak baik dan saleh,” jawab Astrid ketika ditanya tentang makna Hari Ibu.

Diawali dengan kisah Astrid yang sama sekali tak mengetahui bila putra keduanya mengalami gangguan pendengaran. Tepatnya di usia 16 bulan, Astrid menangkap hal yang aneh ketika Liam tak merespon setiap kali berinteraksi.

Resah dengan apa yang dialami putranya, Astrid lantas ke dokter anak untuk memastikan. Setelah mendapat rujukan harus berkonsultasi dengan dokter THT, Astrid dan suaminya terkejut bila Liam sejak lahir dalam keadaan tuli.

“Selama kehamilan tidak ada masalah, lancar saja. Semuanya normal, dan lahir pun Liam tumbuh dengan sempurna. Ada celotehnya juga, hanya saja ada beberapa hal yang tidak merespon,” jelas Astrid.

Mencoba menerima kenyataan, Astrid sekuat tenaga meninggalkan rasa syok dan mencari jalan keluar bagi masa depan Liam. “Bagaimana ini kedepannya, Liam harus mendapat pendidikan seperti anak-anak lainnya. Saat itu memang minim informasi bagaimana cara menanggulanginya,” kenangnya.

Hingga Astrid dan suaminya menyetujui usulan dokter untuk memasang implan di telinga Liam. Karena kerusakan pendengaran Liam tak bisa tertolong dengan alat bantu dengar (ABD).

Meski sudah terpasang implan, komunikasi Liam dan orangtuanya masih satu arah. Dari isyarat Liam, Astrid banyak yang tak tahu apa yang jadi kehendak putranya.

Hingga satu hari, Astrid dan suaminya mendapat informasi Sekolah Little Hijabi yang mengajarkan bahasa isyarat. “Akhirnya mulai terbuka, banyak informasi yang didapat. Termasuk bagaimana cara berkomunikasi dnegan bahas isyarat. Alhamdulillah sampai sekarang, kami berkomunikasi dengan bahasa isyarat,” aku Astrid yang juga belajar bahasa isyarat.

“Tidak hanya bagaimana kita bisa berbahasa isyarat saja, di sekolah juga lebih mengedepankan ilmu agama Islam. Saya sangat terbantu dengan sekolah yang dipimpin Bunda Galuh,” aku Astrid menambahkan.

Dari pengalaman yang dirasakannya, Astrid memberi motivasi bagi orangtua yang memiliki anak tuli. “Berikan kebutuhan dan kebahagiaan bagi anak tuli. Jangan terlalu memaksa kehendak kita, perhatikan ke jiwanya. Bahasa isyarat sangat membantu mengeluarkan isi hati si anak. Bisa menunjukan kebahagiaan bahkan kesedihannya juga,” tutur Astrid.

Melihat apa yang jadi perjuangan Astrid dan bagaimana Liam menerima kekurangannya, Ifan seperti mendapat pelajaran berharga.

“Inspirasi dari teman-teman tuli, bagaimana mengajarkan saya rasa bersyukur. Artinya kata bersyukur, jangan mengeluh dengan apa yang didapat hari ini. Liam mengajarkan saya bagaimana mempertebal kesabaran dalam menjalani hidup,” pungkas Ifan yang diakhir perbincangan terlihat menyeka air matanya. (beb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Afriendi Sikumbang, Pengacara yang Sukses Menangkan Tiga Sengketa PHPU Pilkada di MK
Jelang Perhelatan, Heri Pemad Kenalkan Artjog di Jakarta
Intip Aksi Sosial Indah Kalalo, ‘Together for Bali’
Wanita Inspiratif! Fotografer Ve Dhanito Gelar Pameran Foto ‘Insight’ di Perpustakaan Nasional
Profil Singkat Angku Yus Dt Parpatih
Teguh Esha ‘Ali Topan Anak Jalanan’ Telah Tiada
Elum, Kafilah Asal Agam Bertabur Prestasi
Kisah Wanita Inspiratif dari Sungai Batang

Berita Terkait

Sabtu, 8 Maret 2025 - 13:25 WIB

Afriendi Sikumbang, Pengacara yang Sukses Menangkan Tiga Sengketa PHPU Pilkada di MK

Minggu, 21 April 2024 - 17:43 WIB

Jelang Perhelatan, Heri Pemad Kenalkan Artjog di Jakarta

Senin, 21 Maret 2022 - 11:44 WIB

Intip Aksi Sosial Indah Kalalo, ‘Together for Bali’

Minggu, 6 Maret 2022 - 10:32 WIB

Wanita Inspiratif! Fotografer Ve Dhanito Gelar Pameran Foto ‘Insight’ di Perpustakaan Nasional

Kamis, 27 Mei 2021 - 09:29 WIB

Profil Singkat Angku Yus Dt Parpatih

Berita Terbaru

Berita

Novra Nurman Nyatakan Siap Pimpin PWI Pasaman

Jumat, 16 Okt 2026 - 14:26 WIB