Daerah

Kisah Wanita Inspiratif dari Sungai Batang

Dibaca : 150

Agam, Prokabar – Delsy, sosok wanita inspiratif asal Jorong Tanjung Sani, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam. Pelaku usaha rumah tangga nan gigih dan penuh sangat berinovasi.

Berawal pada 2005, ia memiliki sebuah warung minuman kopi dan membuat berbagai macam sarapan pagi. Seperti lontong, nasi goreng dan aneka kue lainnya. Waktu terus berjalan.

Ingin meningkatkan inovasi usaha, Delsy kembali berfikir, apa yang lebih bagus untuk menarik dijual selain sarapan pagi yang bisa meningkatkan pendapatan. Hingga malam, aktifitas kembali berlanjut seiring membuatkan minuman kopi untuk orang yang duduk di kedai. Santai sambil ngobrol.

Sang suami, seorang supir harian angkutan Tanjung Sani ke Bukittinggi. Mobil milik saudara laki-lakinya. Walau suaminya seorang supir, ia tetap bangga dan bahagia. Kehidupan cukup, untuk menghidupi kedua anak gadisnya. Anak pertama masih Kelas 1 SMPN 1 Maninjau, anak kedua kelas 3 SD Islam Rasuna Said di Maninjau.

Kemudian tercetus ide, Bagaimana bisa membuat kue donat yang empuk dan enak. Hingga suatu ketika, ide itu terwujud. Kue donat nan empuk dan lembut berhasil dibuat, berkat bantuan orang yang datang dari Padang.

Kisahnya bisa ketika ada pengerjaan jalan pengaspalan di depan rumah. Karena berjualan, para sebagian pekerja berhenti dan istirahat di warung. Salah seorang supir pekerja itu kebetulan membawa istrinya dari Padang.

“Kebetulan banget ibu ini bisa bikin kue. Saya bisa bantu mengajarkan membuat donat yang empuk dan lembut,” ujarnya.

“Beliaulah yang mengajarkan saya bagaimana membuat donat yang lembut,” terangnya. Walau sudah jam sebelas malam menyediakan bahan untuk membuat kue donat empuk dan lembut itu, Alhamdullillah Allah masih memberiku kesehatan untuk belajar. Esok harinya, Delsy langsung mempraktekannya.

Sejak saat itu, selain tetap berjualan lontong dan nasi goreng, usaha kue donat dimulai dengan jumlah satu kilogram. Secara bertahap mulai naik dua kilo hingga tiga kilogram perhari.

Karena memiliki hobi masak-memasak, usaha donat hingga berkembang catering, meski masih skala kecil. Pesanan berkembang melalui berbagai kegiatan di tingkat jorong hingga Pemerintahan Kenagarian Sungai Batang. Berfikir, kue yang telah dibuat tidak hanya dinikmati masyarakat Tanjung Sani saja, juga bisa sampai ke luar Kenagarian Sungai Batang.

Halaman : 1 2 3 4

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top