Ekonomi

Melalui TdS Genjot Perekonomian Masyarakat, Ini Kata Bupati Hendrajoni

Pessel, Prokabar – Bupati Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Hendrajoni berharap agar pesta balap sepeda tahunan Tour de Singkarak (TdS) yang berkelas internasional itu mampu menggenjot ekonomi masyarakat, khususnya Pessel.

Apalagi, pada ajang kali ini, negeri berjulukan sejuta pesona ini sedang berpacu dalam dunia pariwisata untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.

“TdS kali ini diikuti 76 pembalap dari 22 negara, dengan ini tentu akan lebih banyak pengunjung datang ke Pessel, kita berharap dengan ramainya pengunjung juga berimbas bagi ekonomi masyarakat,” katanya saat memberikan sambutan.

Hendrajoni yang juga didampingi sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pimpinan Cabang (Pinca) Bank Nagari Painan dan Pinca BRI Painan.

Bupati menyampaikan, Pessel sebagai grand start TdS 2018 tahun. Ini merupakan langkah baik untuk lebih mengenalkan negeri sejuta pesona pada tamu-tamu mancanegara terutama peserta TdS yang datang dari berbagai negara di dunia.

“Mereka menginap di Pessel dan akan mengenalkan kekayaan alam kita serta melihat berbagai kesenian kita, demi untuk menggenjot perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, iven ini juga berharap dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dengan adanya perbaikan infrastruktur oleh pemerintah provinsi dan kabupaten.

“Sehingga ke depan kita juga dapat memperbaiki berbagai fasilitas dan infrastruktur ke daerah-daerah tujuan wisata di Pessel. Ditambah lagi saat ini wisata kita sedang dilirik banyak orang, tentu hal itu akan menggenjot perekonomian masyarakat Pessel tentunya. Apalagi didaerah kita ini banyak homestay yang layak kita jual kepada tamu kita dari belahan dunia,” ucapnya.

Lebih lanjut bupati mengatakan, iven bergengsi itu sudah kali kesepuluh digelar dan berjalan sukses. Memasuki tahun ke-10 ini, Kementerian Pariwisata akan berupaya membuat iven ini lebih menarik sehingga akan memukau dunia dengan keindahan pesona Sumatera Barat, khususnya Pessel, dengan kebijakan itu tentu masyarakat Pessel yang akan diuntungkan dalam dunia usaha.

Bupati menyebutkan, dari awal, iven ini digelar bertujuan untuk memperkenalkan keindahan alam dan seni budaya di Sumbar, khususnya Pessel kepada wisatawan mancanegara melalui ajang balap sepeda.

“Dengan itu, kita yakin perekonomian masyarakat kita akan meningkat dan akan mendapatkan keuntungan bagi pedagang dan pemilik homestay, dengan perhelatan ini kita mintak kepada masyarakat bisa memanfaatkan sebaik munkin dalam usahanya yang lebih baik, kita yakin perekonomian kita akan meningkat dari yang sebelumnya,” ujarnya lagi.

“Kalau ada acara seperti ini kami lumayan dapat omzet besar, ” kata Salah seorang pedagang pakaian di Pantai Carocok, Indris (37).

Indris yang pekerjaan sehari-hari berjualan pakaian mengaku senang setiap ada iven TdS karena lebih dekat berjualan dan kesempatan meraup untung besar sebab para pengunjung luar Sumbar banyak yang datang menyaksikan iven ini.

“Kalau ramai seperti ini bisa dapat omzet Rp1,5 juta hingga Rp2, juta sekali iven ini, kalau hari biasa ya Hanya Rp300 ribu hingga Rp500 ribu,” ujarnya sambil tersenyum.

Sementara, pedagang mainan anak-anak, Herman (33) mengatakan, dirinya bisa meraup omzet Rp300 ribu hingga Rp400 ribu pada iven ini, kalau hari biasanya hanya Rp100 ribu.

“Saya memang jualan mainan anak-anak keliling ke setiap lokasi keramaian, iven TdS ini memang saya tunggu,” ujarnya.(min)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top