Padang, Prokabar – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar membuka Posko Gerakan Melindung Hak Pilih (GMHP) di kampus Universitas Negri Padang (UNP) Rabu 11 Oktober 2018.
Program GMHP yang digelar KPU memberikan kesempatan kepada seluruh mahasiswa yang telah memiliki hak pilih tetapi belum terdaftar masih diberi kesempatan untuk masuk Daftar Pemilihan Tetap (DPT) pada Pemilu mendatang.
Posko GMHP di UNP berlangsung satu hari 11 Oktober 2018 mulai jam 14.00 WIB ujar Koordinator tim GMHP KPU Sumbar Febrina Maulydia didampingi Efri Nofrita, Zamzami, Ardiansyah dan Zorino.
“ Program GMHP yang digelar selama Oktober bertujuan untuk meminimalisir kesalahan dalam menginput DPT Pemilu 2019. Guna menyelamatkan dan melindungi yang merupakan hak konstitusional” ujar Lydia.
“Apabila belum masuk di DPT, mahasiswa dapat mendaftarkan diri melalui PPS Kelurahan, yang sesuai domisili Kartu Tanda Penduduk (KTP) dengan membawa E-KTP atau KK atau Surat Keterangan dari Dukcapil” ujarnya.
Lidya juga menambahkan, GMHP bukan bukan cuma pada pemilih saja yang belum terdaftar karena pindah domisili. Namun juga kepada keluarga pemilih yang meninggal dunia atau yang telah jadi menjadi aparatur negara, seperti TNI-Polri. KPU minta kepada seluruh adik-adik mahasiswa untuk melaporkan ke KPU.
Sementara Zamzami mengatakan, GMHP juga telah diviralkan di sosial media dan pembukaan posko ini untuk melihat secara langsung kalau ada pemilih pemilih pasif yang tidak terjangkau di medsos.
“Program GMHP bisa cek data pemilih melalui aplikasi android dengan mendownload KPU Pemilu 2019 di play store atau bisa juga mengecek online di www.lindungihakpikilihmu.go.id “ ujarnya
Hafizah, mahasiswa jurusan Geografi mengatakan dengan adanya GMHP di kampus UNP ini sangat membantu, mempermudah bagi kami mahasiswa untuk melihat apakah telah terdaftar.
“Semoga Pemilu mendatang, KPU sebagai penyelenggara berhasil meningkatkan partisipasi pemilih dan sesuai dengan target secara nasional” ujarnya. (Rls)
















