Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

KPU Sumbar Gelar Diseminasi Hasil Riset Kepemiluan 2019

Dibaca : 140

Padang, Prokabar — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Barat menggelar deseminasi riset pemetaan persepsi atas penyelenggaraan sosialisasi dan pendidikan pemilih pada pemilu 2019 di Pangeran Beach Hotel, Minggu (22/12).

Komisionar KPU Sumbar, Gebril Daulai, S. Pt, M. Ikom mengatakan pada level pendidikan tertentu (tidak sekolah/lulusan SD dan SMP) kesamaan agama sangat mempengaruhi alasan pemilih untuk memilih pemimpin.

“Pemilih dari semua kelompok usia dan jenjang pendidikan menjadikan visi, misi dan program untuk menentukan pilihan, terutama dalam kelompok usia muda dan jenjang pendidikan sarjana” kata Gebril yang sekaligus jadi narasumber dalam kegiatan tersebut.

Berdasarkan hasil yang dilakukan riset KPU, tingkat pendidikan berpengaruh terhadap kebutuhan media sosialisasi. Pemilih dengan tingkat pendidikan rendah dan semakin tinggi usia lebih membutuhkan sosialisasi dalam bentuk interaksi langsung melalui forum warga, sebaliknya semakin tinggi pendidikan dan semakin muda usia pemilih media sosialisasi yang dibutuhkan lebih cenderung pada media yang bersifat personal dan interaktif.

“Berdasarkan hasil riset KPU , 47,67 persen Responden berpendidikan SMA. Data responden ini merupakan tertinggi dibandingkan SMP, Sarjana dan sd/tidak sekolah yang secara berturut-turut yaitu 20,82 persen, 16,99 persen dan 14,52 persen”, Ujarnya.

“Penyebaran hoax dan hate speech yang masif dalam pemilu 2019 tidak mempengaruhi rasionalitas pemilih di Sumatera Barat” ujar pria yang pernah menjadi jurnalis padang exspres tersebut.

Dosen Sosiologi Universitas Negeri Padang (UNP) yang juga menjadi narasumber dalam acara tersebut, Eka Vidya Putra mengatakan teknis pemilu, sosialisasi yang dilakukan oleh KPU dinilai efektif. Sementara substansi pemilu masih perlu penguatan.

“Substansi pemilu terkait dengan pendidikan politik,” ujarnya. Oleh karena itu, pendidikan politik perlu menjadi perhatian ke depan bagi KPU,” ujarnya.

Ia juga mengatakan Generasi X (usia 37-48 tahun) adalah pemilih yang rasional di Sumbar. (gas)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top