Ruhana Kuddus, Inilah Kisah Sang Pahlawan Jurnalis Itu

Penulis -

Kamis, 7 November 2019 - 16:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Rohana Kudus, selalu ditulis begitu, yang benar, Roehana Koeddoes, dalam ejaan sekarang menjadi Ruhana Kuddus, adalah wartawati yang gelisah. Pada awal abad lalu, sezaman dengan Sa’adah Alim, pemimpin redaksi Suara Perempuan

Ruhana adalah pemred Koran Soenting Melajoe milik Datuk Sutan Maharaja orang Sulik Aie, sedang Ruhana anak nagari Koto Gadang, Agam. Koto Gadang, adalah negeri paling maju pendidikannya di Minangkabau.
Soenting Melajoe merupakan Koran perempuan pertama di Indonesia, terbit 1912. Di Koran ini sering muncul perdebatan soal kesetaraan gender dan perdebatan soal pergaulan.

Wartawati ini lahir di nagarinya, pada 20 Desember 1884 dan meninggal dunia pada 17 Agustus 1972 di Jakarta dalam usia 87 tahun. Ayahnya bernama Mhd Rasjad Maharajadja Soetan dan ibunya Kiam. Sutan Sjahrir yang terkenal itu adalah kakak tirinya. Sepupu Haji Agus Salim dan demikian masih family Emil Salim.

Ruhana selain wartawati adalah juga pegiat pendidikan, bisnis dan politik. Semas hidup, Ruhana menerima penghargaan sebagai Wartawati Pertama Indonesia (1974), pada Hari Pers Nasional ke-3, 9 Februari 1987, Menteri Penerangan Harmoko menganugerahinya sebagai Perintis Pers Indonesia. Pada 6 November 2007 pemerintah Indonesia menganugerahkan Bintang Jasa Utama. Dan Insya Allah besok, 8 November dianugerahi gelar Pahlawan Nasional.

Sumatera Barat merupakan penyumbang pahlawan terbanyak di Indonesia di luar Jawa. Dari sekian banyak dua adalah wartawan, yaitu Abdul Muis dan Ruhana Kuddus. Abdul Muis adalah juga sastrawan. (nrs)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Udin Rahmany, Guru Agama dan Politik Hajjah Rasuna Said
Kisah Pidato Presiden Soekarno di Bawah Pohon Beringin SGB Maninjau
Sejarah Singkat KJA Danau Maninjau
Mengenal Sosok Raja Bagindo Ali, Ulama Minangkabau Penyebar Agama Islam di Filipina
Sejarah Tuanku Imam Bonjol, Pahlawan Nasional Berjasa dari Tanah Minang
Nasihat Angku Yus: Indahnya Surau Hilang sejak Orde Lama
Sarungan, Cara Melawan Kompeni
Catatan Singkat Bencana Alam Di Danau Maninjau

Berita Terkait

Rabu, 21 September 2022 - 23:07 WIB

Udin Rahmany, Guru Agama dan Politik Hajjah Rasuna Said

Rabu, 21 September 2022 - 21:30 WIB

Kisah Pidato Presiden Soekarno di Bawah Pohon Beringin SGB Maninjau

Kamis, 15 September 2022 - 16:15 WIB

Sejarah Singkat KJA Danau Maninjau

Senin, 11 Oktober 2021 - 12:18 WIB

Mengenal Sosok Raja Bagindo Ali, Ulama Minangkabau Penyebar Agama Islam di Filipina

Sabtu, 9 Oktober 2021 - 19:12 WIB

Sejarah Tuanku Imam Bonjol, Pahlawan Nasional Berjasa dari Tanah Minang

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB