Bukittinggi, Prokabar – Uang Rp 3,5 miliar yang dirampok dekat PLTA Batang Agam, Sumbar, ternyata milik Bank Mandiri Syariah (BSM)
Perampokan terjadi Senin (4/5) pagi. Uang sebanyak itu hanya dikawal satu satpam atau security.
Data yang didapat prokabar.com dari kepolisian menyebut, peristiwa “spektakuler” itu sekira pukul 10.00 WIB.
Uang dibawa BSM Aur Kuning, Bukittinggi.
Mobil pembawa uang itu, beserta sopir dibuang di Talawi, Kecamatan Payakumbuh, Utara kota Payakumbuh.
Baca Juga :
- Gempar Tak Alang-kepalang, Ternyata Rp 3,5 Miliar Bisa Dirampok di Tepi Jalan
- Uang Rp 3,5 M yang Dirampok, Ternyata Hanya Dikawal Satu Security
- Inilah Petugas yang Jadi Korban Rampok Rp 3,5 Miliar Tersebut
- Simak, 14 Catatan Mengejutkan Perampokan Rp3,5 Miliar itu
Kronologis
Pada pukuk 09.00 mobil kaya raya itu bergerak dari Aur Kuning. Tujuan Bank Nagari, Payakumbuh.
Selain orang sopir, di mobil ada satu security dan satu staf bank. Menjelang jembatan Batang Agam, mobil di serempet oleh mobil Avanza silver. Sukses. Mobil pembawa uang terpaksa berhenti dan sopir serta sekuriti ditodong senjata api.
Selanjutnya diikat dan mulut serta mata dilakban. Mobil dikuasai pelaku. Sesampai di Talawi semua orang BSM diturunkan. Pelaku lenyap bersama Rp 3,5 miliar.
Lalu mobil milik BSM Xenia warna hitam, itu “kesepian.” Bawaannya sudah lenyap entah kemana. (vbm)























