Bukittinggi, Prokabar – Sepanjang sejarah korban rampok di Sumatera barat, inilah yang tak alang kepalang. Rp 3,5 miliar disikat rampok dalam sekejap.
Uang itu milik Bank Mandiri Syariah (BSM) hendak dibawa ke Bank Nagari Payakumbuh. Berangkat dari Pasar Aur Kuning pukul 09.00.
Sesampai di jembatan PLTA Batang Agam, dirampok. Dua petugas dan sopir diikat dan dilakban. Mereka diancam senjata api.
Peristiwa itulah yang bikin gempar Sumatera Barat. “Ngeri, toke emas yang dirampok ditodong pakai pistol, berdarah kena pukul. Uang Rp 300 juta raib. Ini Rp 3, 5 miliar dilalukan nyaris secepat kilat. Ngeri,” kata Malin warga Aur Kuning.
“Ternyata ada Rp 3,5 miliar dirampok di tepi jalan,” kata yang lain.
Peristiwa itu lantas menyebar cepat kemana-mana. Apalagi sejak diberitakan prokabar sekitar dua jam lalu. (vbm)
Baca Juga :
- Rp 3,5 Miliar Dirampok Dekat Batang Agam, Ngeri!
- Gempar Tak Alang-kepalang, Ternyata Rp 3,5 Miliar Bisa Dirampok di Tepi Jalan
- Uang Rp 3,5 M yang Dirampok, Ternyata Hanya Dikawal Satu Security
- Inilah Petugas yang Jadi Korban Rampok Rp 3,5 Miliar Tersebut
- Masih Diperiksa, Begini nasib Tiga Korban Perampokan Rp3,5 M
- Pelaku Diburu ke “Ujung Langit”, Polda turun ke Bukittinggi
- Simak, 14 Catatan Mengejutkan Perampokan Rp3,5 Miliar itu
















