Malang, Prokabar – Pemain Mariando Uropmabin Djonak menjadi sorotan tajam dari suporter Arema, pada laga uji coba Arema FC kontra Bintang Semeru FC. Permainannya pada pertandingan tersebut dinilai tak maksimal. Tak ayal lagi, mantan pemain Semen Padang itu dosoraki penonton.
Arema FC sudah melewati uji coba pertama di tahun 2020. Selasa (22/1) pagi, tim besutan Mario Gomez itu beruji coba dengan klub lokal Malang, Bintang Semeru FC di Lapangan Kusuma Agro Wisata, Kota Batu.
Uji coba ini masih dalam rangkaian training center Arema. Meski dalam kondisi lelah karena latihan fisik, tim berjuluk Singo Edan ini menang telak 10-1. Maklum, lawan yang dihadapi kualitasnya masih jauh di bawah Arema.
Tapi dalam ujicoba ini, ada satu pemain baru Arema yang dapat perhatian khusus dari Aremania. Kebetulan ujicoba ini disaksikan puluhan suporter yang duduk rapi di tribun.
Dia adalah pemain sayap asal Papua, Mariando Uropmabin Djonak. Pemain 24 tahun yang baru didatangkan dari Semen Padang ini tampil kurang maksimal.
Sejak masuk di pengujung babak pertama menggantikan Dendi Santoso di sektor sayap, Mariando beberapa kali kehilangan bola. Babak kedua, dia gagal menuntaskan beberapa peluang emas didepan gawang.
Itu membuat Aremania gemas. Ada yang hanya tertawa melihat aksi minus Mariando dan tetap memberikan semangat ketika Mariando begitu gampang kehilangan bola. Banyak juga yang bersorak kecewa. Alhasil Mariando dinilai jadi pemain paling mendapat sorotan dari penonton.
Melihat Mariando kurang maksimal, deretan asisten pelatih Arema juga sempat memberikan semangat. Mereka menginstruksikan agar Mariando tetap tenang dan bermain simpel.
“Saya memang lelah setelah latihan fisik. Karena kaget juga latihan di Arema berat. Jadi tadi kurang maksimal,” jawabnya.
Sebenarnya jebolan timnas Indonesia U-19 ini punya tehnik tinggi. Dia pun ingin memperlihatkannya di depan suporter. Tapi apa daya tenaganya sudah terkuras. Sehingga kontrol bolanya beberapa kali kurang sempurna.
Ditambah lagi, Mariando memangaku masih dalam adaptasi bermain di tim yang punya suporter besar seperti Arema. “Pasti ada beban ketika bermain di depan banyak suporter. Tapi saya akan berusaha,” sambungnya.(*/mht)
















