Agam, Prokabar — Kejadian Penemuan mayat di laut Nagari Tiku Selatan Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam Jumat (4/1) kemaren, ditanggapi langsung Kasat Reskrim Polres Agam, Iptu. Muhammad Reza.
Menurutnya, kondisi mayat ditemukan nelayan dalam keadaan terapung di Pantai Tiku yang berjarak 8 mil dari tepi pantai Tiku. Identitas korban diketahui berjenis kelamin laki- laki. Identitas tidak dapat diketahui dikarenakan kondisi mayat sudah rusak sehingga sulit dikenali baik dari fisik maupun sidik jari.
Saksi pertama diketahui oleh IR (36), berprofesi nelayan anak bagan Kinantan yang tinggal di Pasir Tiku setempat. Ia bersama Pul (45), Pemilik Bagan KBM secara bersamaan melihat penampakan sesosok mayat, terapung ditengah laut tersebut.
“Evakuasi korban dilakukan Tim Gabungan BPBD, Pol Air Agam, Polsek Tanjung Mutiara, Kamla dan dibantu masyarakat nelayan setempat,” terang Iptu. Muhammad Reza.
Korban berhasil dievakuasi ke tepi pantai sekira pukul 13.30 WIB. Setelah dilakukan evakuasi kemudian mayat dibawa ke RSUD Lubuk Basung dengan menggunakan mobil Dinas PMI Kabupaten Agam.
Dari visum luar dokter tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Hingga saat ini belum ada laporan dari masyarakat di wilayah hukum Polres Kabupaten Agam yang menyatakan kehilangan anggota keluarganya. “Dengan Ini kami memghimbau seluruh masyarakat untuk menyampaikan dan menyebarkan informasi penemuan ini. Kemungkinan besar berasal dari di wilayah kabupaten tetangga seperti Pasaman Barat atau Padang Pariaman,” pungkasnya. (rud)
















