Pessel, Prokabar – Penggiat Pemilu Sumatera Barat (Sumbar), Khairul Anwar mengatakan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus bekerja keras dalam mensosialisasikan contoh surat suara yang akan dicoblos masyarakat, pada Pemilu 17 April 2019.
Dikatakan Khairul, dari Pemilu yang pernah ada, Pemilu serentak 2019 di Indonsia 17 April nanti merupakan pemilu yang terumit. Sebab, selain banyak menguras energi dan pikiran, pemilu ini juga akan menentukan banyak nasib pejabat politik negara dan daerah.
“Saya tidak mengatakan KPU itu yang salah. Paling tidak ini upaya keras yang harus dilakukan oleh KPU. Bagaimana ini tersosialisasi dengan maksimal pada masyarakat. Karena ada beragam bentuk dan objek yang harus dipilih masyarakat,” ujar Khairul Anwar kepada Prokabar.com
Dirinya yang juga Tim Seleksi (Timsel) Bawaslu di Sumbar ini menjelaskan, dalam Pemilu 2019 kali ini setidaknya terdapat lima pemilihan yang berbeda dan harus diselenggarakan dengan masa yang sama. Sehingga harus butuh kerja keras untuk menyampaikannya, salah satunya untuk cepat dipahami masyarakat.
“Seharusnya contoh surat suara itu, sesegera mungkin harus sampai di masyarakat. Seperti apa bentuknya, warnanya seperti apa, ukuran masing-masingnya bagaimana. Yang tidak pakai foto bagaimana, saya yakin masih banyak yang ragu untuk ini,” ungkapnya.
Menurut aktivis 98 itu, jelang hitungan satu bulan lebih ini, KPU harus sesegara mungkin bisa menyampaikan contoh dari bentuk surat suara tersebut pada masyarakat.
Sebab, diyakini bentuk dan objek surat suara ini belum seluruhnya dapat dipahami secara utuh oleh pemilih.
“Seyogyanya sudah tertempel dikantor-kantor camat dan kantor nagari dan ditempat-tempat keramaian. Supaya masyarakat tau, ini ho contoh surat suara nanti ketika pemilihan masyarakat tidak kebingungan coblos yang mana. Kalau bisa di semua tempat yang cepat diakses masyarakat,” ujarnya lagi.
Diketahui dalam Pemilu serentak 2019 ini, ada model 5 surat suara yang harus dicoblos pemilih pada bilik suara pemungutan Rabu, 17 April 2019 nanti. Jumlah surat suara ini, masing-masingnya terdiri untuk Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden yang untuk pertama kalinya akan digelar serentak dalam satu hari.
Dalam hal ini, Ketua KPU Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Epaldi Bahar menanggapi, bahwa sosialiasi tentang hari dan surat suara itu jauh-jauh hari sudah disosialisasikan kepada masyarakat.
“Kami yakin bagi masyarakat yang pernah mencoblos itu tidak kesulitan, karena contoh surat suara tak jauh beda dengan Pemilu sekarang,” ujarnya.
Ia menambahkan, tentang contoh surat suara itu pihaknya sudah menempelkan di setiap kantor camat dan nagari, tutupnya.(min)
















