Jakarta, Prokabar –
Setelah mendapat perawatan di salon, sahabat Prokabar jadi tambah cantik. Senang dong pastinya!
Tapi bingung juga nih, harus kasih tip berasa besar ya ke stylist, shampo assistant dan blow-dry assistant?
Nah Sahabat Prokabar, memberikan tip pada yang telah memberikan pelayan memang dianjurkan. Perlu diketahui bahwa pendapatan para kapster tidaklah besar, apalagi bila salon yang Sahabat kunjungi memberi harga yang berbeda pada setiap kapster sesuai dengan kemampuan dan jam terbang mereka.

Selama tidak ada tulisan “Kami tidak menerima tip!” maka selayaknya Sahabat memberikan tip kepada siapapun yang telah memberikan jasa untuk mempercantik rambut, wajah bahkan kuku.

Berapa Besarnya?
Biasanya tip yang diberikan sebesar 15% hingga 20% dari harga yang tercantum pada setiap jasa yang sahabat jalani. Misalnya ongkos potong rambut sebesar Rp 100.000 maka tip yang bisa sahabat
Prokabar berikan pada kapster yang memotong rambut antara Rp20.000 hingga Rp25.000. Ini berlaku juga untuk perawatan yang lain.
Jika Beramai-ramai?
Selama mendapat perawatan rambut di salon, bisa jadi tidak hanya satu orang yang melayani. Kadang kapster yang menggunting rambut berbeda dengan kapster yang mencuci dan mengeringkan rambut. Lalu sebaiknya bagaimana? Untuk yang satu ini, berilah harga yang sekiranya pantas untuk mereka. Untuk harga salon seperti di atas, Rp10.000 untuk pencuci rambut sekiranya sudah pantas.
Pemilik Juga Diberi Tip?
Ada asumsi yang selama ini menyatakan bahwa pemilik salon tentunya sudah mendapat keuntungan yang banyak dari salon miliknya, sehingga tidak perlu memberi tip. Ada juga yang mengatakan bahwa kurang sopan jika memberi tip pada pemilik salon, kesannya jadi merendahkan kemampuannya setara dengan pegawai yang dia miliki. Tetapi hal ini tidak benar, Sahabat bisa memberikan tip bila pemilik salon sendiri yang turun tangan menangani potongan rambutmu.
Berapa yang pantas diberikan untuk pemilik salon? Sahabat Prokabar bisa menanyakannya kepada resepsionis salon. Berapa yang biasanya diberikan para pelanggan lainnya. Jika tidak ada resepsionis, tentunya Sahabat harus membayar tip dengan nilai yang lebih besar daripada yang sahabat berikan pada pegawainya.

Intinya, besaran tip untuk kapster di salon sebenarnya merefleksikan tingkat kepuasan costumer. Bila merasa sangat puas dengan servisnya dan nyaman dengan kapster tersebut, bisa saja memberi lebih dari harga tersebut. (ina)
















