Trending | News | Daerah | Covid-19

Nasional

Sudah 184.285 Jemaah Haji Tiba di Arab Saudi

Dibaca : 107

Mekkah, Prokabar —Sebanyak 184.285 jemaah haji Indonesia tiba di Tanah Suci, berasal dari 457 kelompok terbang (kloter). Dengan jumlah petugas 2.285 orang.

Sebanyak 46 diantaranya sudah meninggal dunia. Baik di Madinah, Makkah maupun saat mendarat di Jeddah.

Ini mengutip data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kementerian Agama (Kemenag) pada Kamis (1/8) pukul 11.25 Waktu Arab Saudi (WAS).

Sementara 178.14 jemaah haji sudah berada di Makkah hingga Rabu malam. Jumlah jemaah ini berasal dari 442 kloter dengan jumlah petugas 442 kloter.

Jemaah siap melaksanakan rangkaian ibadah haji, yang puncaknya Wukuf di Arafah.

Terkait puncak haji, Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin mengimbau jemaah haji Indonesia untuk menjaga kondisi kesehatan dan fisik menjelang wukuf sebagai puncak musim haji.

“Saya mengimbau kepada jamaah haji Indonesia untuk tidak terlalu memforsir ibadah umrah dan lain sebagainya karena kita harus benar-benar mempersiapkan diri untuk wukuf karena puncak haji adalah wukuf di Arafah,” ujar dia.

Menag yang juga penanggung jawab misi haji Indonesia mengatakan sebagian besar jemaah dari berbagai belahan dunia telah tiba di Makkah. Kota Suci ini pun sudah sangat padat seiring akan dilaksanakannya puncak musim haji sekitar satu pekan ke depan.

“Tinggal beberapa saja yang masih berada di Madinah tapi sebagian besar sudah di Makkah. Jadi memang kepadatan Makkah luar biasa,” jelas dia.

Delegasi Amirul Hajj sendiri turut merasakan ikut berdesakan saat melakukan umrah wajib sesaat setelah tiba di Kota Makkah dari Madinah.

“Jadi mudah-mudahan masing-masing setiap kita itu bisa mengukur kemampuan diri sendiri menjaga kesehatan dengan baik. Makan yang cukup, istirahat yang cukup sehingga lalu kemudian stamina kita bisa terjaga dengan baik sehingga pada saat puncaknya nanti wukuf kemudian mabit di Muzdalifah, di Mina bisa dilakukan dengan sempurna,” dia menambahkan.

Sejauh ini banyak jemaah yang berupaya mengoptimalkan kesempatan beribadah selagi berada di Makkah meskipun Masjidil Haram sudah sangat padat.

Bahkan ada di antara mereka yang kerap kali memaksakan diri untuk berkali-kali melaksanakan umrah tanpa mempedulikan kondisi tubuhnya. Sehingga kerap petugas haji menemukan jemaah yang sakit saat melaksanakan ibadah di Masjidil Haram. (*/hdp)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top