Artikel

Siti Nurbaya, Roman yang Jadi “Legenda”

Pasar Siti Nurbaya (ist)

Dibaca : 684

Padang, Prokabar – Siti Nurbaya karya Marah Rusli yang terbit 1921 dan sudah dicetak ulang 45 kali, telah jadi “legenda.” Inilah satu-satunya roman yang pengaruhnya tak tertandingi.

Semua anak Indonesia wajib membaca novel ini sejak SD. Karya ini pula yang memunculkan stigma di Tanah Air, para datuk di Minang beristri banyak.

Siti Nurbaya diangkat jadi film maka terkenallah Novia Kalopaking bersama HIM Damsyik. Novia kemudian jadi istri Emha Ainun Nadjib.
Di Padang seting novel itu, kisah ini melegenda. Bahkan ada nama bukit Siti Nurbaya yang seolah-olah benar-benar di sanalah wanita berambut panjang dikepang dua itu dimakamkan. Di sana memang. Siti Nurbaya dalam novel itu adalah fiksi.

Meski judul novelnya Siti Nurbaya  Kasih tak Sampai, tapi kisahnya mengular sampai ke zaman ini.  Maka tak heran, jembatan di Batang Arau kawasan Muaro Padang diberi nama jembatan Siti Nurbaya. Kemudian ada pasar Siti Nurbaya.

“Ini bukan zaman Siti Nurbaya!” Seringkan mendengar ucapan semacam itu? (nrs)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top