Sejarah Piala Dunia: Argentina 1978, Ada Campur Tangan Sang Diktator Dibalik Tuan Rumah Juara

Penulis -

Senin, 24 Oktober 2022 - 19:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Argentina, juara Piala Dunia 1978, (fifa)

Argentina, juara Piala Dunia 1978, (fifa)

Padang, prokabar – Piala Dunia 1978 di Argentina adalah salah satu Piala Dunia terkotor, karena terlalu banyak intrik yang dimainkan oleh tuan ruma. Hal itu bertujuan untuk membuat Argentina juara untuk kali pertama.

Piala Dunia 1978 adalah edisi kesebelas sejak pertama kali diselenggarakan tahun 1930 di Uruguay. Argentina diumumkan sebagai penyelenggara Piala Dunia 1978 oleh FIFA pada 6 Juli 1966 di London, Inggris.

Meksiko yang sebelumnya juga mencalonkan diri sebagai tuan rumah memilih mundur karena diberi kesempatan untuk menggelar Piala Dunia 1970.

Dua tahun sebelum berlangsungnya Piala Dunia 1978 terjadi kudeta pemerintahan yang dikenal sebagai Proses Reorganisasi Nasional.

Selain menjadi tuan rumah untuk pertama kalinya, ini juga kali pertama Tim Tango menjadi pemenang turnamen ini.

Argentina berhasil mengalahkan Belanda 3-1 di partai final setelah melalui pertarungan selama 120 menit.

Mario Kempes menjadi aktor utama kesuksesan Argentina setelah menjadi top skorer dengan menyarangkan 6 gol sepanjang turnamen.

Namun, dibalik kemenangan Argentina itu, banyak berhembus isu tak sedap terkait campur tangan diktator Jorge Videla yang menghendaki Argentina juara.

Salah satunya adalah intimidasi dan teror terhadap bintang Belanda, Johan Cruyff, sehingga tak mau bermain di Piala Dunia 1978. Seandainya Cruyff bermain di final membela Bbelanda, mungkin akan lain ceritanya hasil laga final.

Venue Pertandingan
Pada tahun 1972 ada delapan stadion yang disiapkan untuk menggelar turnamen empat tahunan ini, termasuk La Plata dan Tucuman.

La Plata adalah venue yang digembor-gemborkan sebagai stadion unik, namun batal digunakan setelah adanya masalah internal.

Untuk Tucuman, stadion berkapasitas 70.000 penonton itu tidak jadi dipakai pada tahun 1974 dan dinonaktifkan pada tahun berikutnya lantaran intensitas tindakan gerilyawan dan Angkatan Bersenjata di provinsi tersebut.

Akhirnya hanya enam stadion yang dipakai untuk melangsungkan turnamen Piala Dunia 1978, termasuk Stadion Cordoba yang kini berganti nama menjadi Stadion Mario Alberto Kempes.

1. Stadion Monumental
Kapasitas: 70.054
Diresmikan: 1938

2. Stadion Jose Amalfitani
Kapasitas: 60.000
Diresmikan: 1951

3. Stadion Cordoba (Mario Alberto Kempes)
Kapasitas: 57.000
Diresmikan: 1978

4. Stadion Jose Maria Minella
Kapasitas: 35.180
Diresmikan: 1978

5. Stadion Gigante de Arroyito
Kapasitas: 45.465
Diresmikan: 1926

6. Stadion Malvinas Argentinas
Kapasitas: 42.000
Diresmikan: 1978

Hasil Pertandingan
Format Piala Dunia 1978 diikuti 16 tim yang terbagi dalam 4 grup, kemenangan mendapat 2 poin, imbang 1 poin, dan kalah 0 poin. Dua tim teratas berhak melaju ke babak berikutnya alias ke putaran perempat final.

Berbeda dengan kompetisi hari ini, babak perempat final di Piala Dunia 1978 ditentukan melalui fase grup lagi.

Empat tim yang berhasil melalui fase grup kembali bertarung dengan format tersebut untuk menentukan tim yang berhak tampil di final.

Tim yang finis di posisi pertama langsung lolos ke partai puncak berhadapan dengan juara grup lainnya.

Sedangkan runner up masing-masing grup harus bertarung untuk memperebutkan posisi ketiga.

Dari Grup A tim yang berhasil menjadi pemuncak adalah Belanda sementara dari Grup B juaranya adalah Argentina.

Kedua tim bertemu di babak final dan Argentina keluar sebagai pemenang dengan skor 3-1. Ini adalah gelar Piala Dunia pertama bagi Argentina.

Perempat Final
Grup A
Austria 1-5 Belanda
Italia 0-0 Jerman Barat
Belanda 2-2 Jerman Barat
Italia 1-0 Austria
Austria 3-2 Jerman Barat
Italia 1-2 Belanda

Grup B
Peru 0-3 Brasil
Argentina 2-0 Polandia
Peru 0-1 Polandia
Argentina 0-0 Brasil
Polandia 1-3 Brasil
Argentina 6-0 Peru

Perebutan Posisi Ketiga
Brasil 2-1 Italia

Final
Argentina 3-1 Belanda

Data dan Statistik
Tuan Rumah: Argentina
Waktu Penyelenggaraan: 1-25 Juni 1978
Peserta: 16 negara (dari 5 konfederasi)
Juara: Argentina
Jumlah Pertandingan: 38
Jumlah Gol: 102 (2,68 per pertandingan)
Jumlah Penonton: 1.545.791 (40.679 per pertandingan)
Top Skorer: Mario Kempes (6 gol)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar
Besok Malam, Indonesia vs Vietnam: Ujian Sesungguhnya untuk Tim Garuda
Hasil Piala AFF: 3 Gol dalam 7 Menit, Indonesia Hajar Timor Leste dan Puncaki Klasemen
Preview Timor Leste vs Indonesia; Bukan Soal Menang, tapi Berapa Gol yang akan Dicetak Tim Garuda
Debut Langsung Hetrik di Timnas Indonesia, Mithcell Baker: Mimpi yang Jadi Nyata!
Prediksi Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja Malam Ini; Rizky Ridho Kapten, Profesor Haye akan jadi Jendral Lapangan Tengah
Malam Ini, Timnas Indonesia Vs Kamboja di Piala AFF 2026: Tidak Ada Cerita Imbang, Apalagi Kalah!
Ditargetkan Juara, Inilah 26 Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Liga 2 Kembali Memakan Korban, Semen Padang FC Pecat Pelatih Nilmaizar

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Besok Malam, Indonesia vs Vietnam: Ujian Sesungguhnya untuk Tim Garuda

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:31 WIB

Hasil Piala AFF: 3 Gol dalam 7 Menit, Indonesia Hajar Timor Leste dan Puncaki Klasemen

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:33 WIB

Preview Timor Leste vs Indonesia; Bukan Soal Menang, tapi Berapa Gol yang akan Dicetak Tim Garuda

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:01 WIB

Debut Langsung Hetrik di Timnas Indonesia, Mithcell Baker: Mimpi yang Jadi Nyata!

Berita Terbaru

Berita

Novra Nurman Nyatakan Siap Pimpin PWI Pasaman

Jumat, 16 Okt 2026 - 14:26 WIB