Satpol PP Padang Amankan Pasangan Ilegal dari Hotel Melati

Penulis -

Jumat, 7 Desember 2018 - 17:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mengamankan lima pasangan ilegal di sejumlah lokasi, Jumat (7/12) dinihari. Penertiban ini, merupakan komitmen Pemko Padang untuk berantas praktik maksiat.

Pasukan penegak perda menyasar penginapan kelas melati. Diduga di sana, sering dijadikan praktik maksiat. “Kita akan terus pantau dan awasi sejumlah lokasi yang diangap rawan terjadi maksiat. Ini akan terus kita lakukan,” kata Plt Kasat Pol PP Padang, Yadrison.

Yadrison mengatakan, razia dimulai dari mendatangi sejumlah penginapan melati di Padang. Petugas mendapati ‎dua pasangan ilegal di Hoten Eden Ulak Karang.

Di sana, petugas mengamankan pasangan ilegal dengan inisial “DH” (21) dengan pasangannya “WK” (23) di salah satu kamar. Di sana, petugas menemukan kondom, saat menggeledah kamar.

“Mereka tidak bisa mengelak lagi, karena ditemukan kondom. Kita langsung bawa ke Mako Pol PP Padang,” ujar Yadrison.

Masih di lokasi yang sama, petugas‎ juga menemukan dua pasangan ilegal lainnya, dengan inisial “HF” (21) dan pasangannya, “IA” (22)n dan “DU” (20) serta teman prianya “ND” (20).

Tidak puas dengan penangkapannya itu, petugas juga mendatangi kawasan SPBU Khatib Sulaiman. Di sana, juga sering ditemukan pasangan ilegal untuk berbuat mesum.

“Petugas mengamankan dua pasangan ilegal di dalam mobil. Diduga mereka tengah berbuat asusila,” katanya.

Kedua pasangan ilegal ini berinisial “MB” (25) dengan pasangannya “WP” (20) serta “IA” (23) dan “HI” (22). “Kita jaring mereka saat razia. Seluruhnya akan dipanggil pihak keluarganya dan membuat surat perjanjian agar tidak lagi mengulangi perbuatannya,” ujarnya.

Terakhir Yadrison mengatakan, selain merazia sejumlah lokasi dan penginapan melati, pihaknya juga akan terus memantau dan mengawasi sejumlah lokasi yang dianggap rawan terjadi praktik maksiat.

“Kita  ingin Kota Padang bersih dari maksiat sehingga kota Padang yang diharapkan menjadi kota yang agamais, tenang, aman, dan tertib benar benar bisa terwujud”, tutup Yadrison.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aduan Berujung PTDH, Warga Berinisial LMN Puji Respon Cepat Bidpropam Polda Sumbar
Pencegahan Kasus LGBT di Sumbar Perlu Regulasi, Edukasi, dan Pembinaan Terpadu
Polres Dharmasraya Ungkap 11 Kasus Menonjol Selama Bulan Juni -Juli 2026. Tujuh Diantaranya Kasus Narkoba
Sudah Dilarang Masih Nekat Pelaku Tambang Emas Ilegal Diamankan Polres Pasaman
Dua Pelaku Curas Diamankan Polres Pasaman Pelaku Ternyata Pria Sewaan Korban
3,37 Persen, Alarm yang Tidak Boleh Dianggap Biasa
Pengedar Sabu Digulung Polres Pasaman Ratusan Gram Barang Bukti Diamankan
Pencabulan Anak, Andre Rosiade Desak Pihak Kepolisian Tangkap Pelaku

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:53 WIB

Aduan Berujung PTDH, Warga Berinisial LMN Puji Respon Cepat Bidpropam Polda Sumbar

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:00 WIB

Pencegahan Kasus LGBT di Sumbar Perlu Regulasi, Edukasi, dan Pembinaan Terpadu

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:53 WIB

Polres Dharmasraya Ungkap 11 Kasus Menonjol Selama Bulan Juni -Juli 2026. Tujuh Diantaranya Kasus Narkoba

Rabu, 15 April 2026 - 15:56 WIB

Sudah Dilarang Masih Nekat Pelaku Tambang Emas Ilegal Diamankan Polres Pasaman

Senin, 6 April 2026 - 14:38 WIB

Dua Pelaku Curas Diamankan Polres Pasaman Pelaku Ternyata Pria Sewaan Korban

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB