Daerah

Richi Aprian di Paninjauan, Sambutan Hangat di “Sepotong Tanah Surga”

Dibaca : 989

Penulis: Rizal Marajo

Paninjauan, prokabar – Pilkada serentak 2020, tinggal menghitung hari. Dalam waktu yang tersisa, para kandidat semakin berpacu dengan waktu untuk meraih simpati masyarakat. Jurus-jurus pamungkas mulai dikeluarkan, karena persaingan semakin ketat, termasuk di Pilkada Tanah Datar.

Tidak ketinggalan, calon wakil bupati Tanah Datar nomor urut 3, Richi Aprian, yang terus melakukan sosialisasi dengan masyarakat. Kali ini, pasangan Eka Putra ini mengunjungi Nagari Paninjauan, Kecamatan X Koto.  Senin (23/11). Walau diiringi hujan lebat, tak menyurutkan langkahnya bertemu warga yang menunggunya dengan sabar, walau sempat molor dari jadwal semula.

“Iyo gagah dan ganteng bana apak wak ko heh,” celetuk seorang emak-emak berlabel mama muda kepada pria 36 tahun asal Nagari Rao-Rao Sungai Tarab yang namanya cukup jadi buah bibir dan “naik rating” sejak tampil di debat Cabup/cawabup di Padang TV beberapa hari lalu.

Paninjauan, nagari yang subur  tanahnya dan indah alamnya, ibarat sepotong tanah Surga yang diturunkan ke bumi, disana Richi Aprian melakukan sosialisasi di tiga tempat, masing-masing di jorong Balai Satu, Tigo Suku, dan Hilie Balai. Di tiga tempat itu, kampanye terbatas yang dilakukan Richi tetap disambut antusias warga. Di tiap titik pertemuan tak kurang 60 orang warga datang menghadiri.

Yang hadir pun komplit, mulai dari ninik mamak, tokoh masyarakat, ibuk-ibuk, sampai kaum milenial yang berstatus pemilih pemula. Hal yang sering “digoreng” dan dipertanyakan kandidat pesaing, tentang sosok anak mudo matah yang belum berpengalaman di bidang pemerintahan, sampai statusnya pulang dari rantau dan tak bisa bahasa minang, sama sekali tak terlihat.

Sangat komunikatif memaparkan program-programnya dengan bahasa minangnya yang fasih, mudah dipahami, bahkan sesekali diselingi humor bahasa minang. Belum lagi dia mampu bepepatah-petitih khas orang minang. Ditambah sikap yang low profile, semakin menimbulkan simpati warga.

Di hadapan warga Paninjauan yang mayoritas petani, Richie dengan lugas dan bahasa sederhana memaparkan program-program unggulan di bidang pertanian, ringan, realistis, dan tepat guna.

“Pada intinya kita ingin petani semakin sejahtera, sehingga tidak hanya menjadi “objek” yang dijual para politisi di setiap pemilu. Perlu diketahui, Tanah Datar 70 persen penduduknya adalah petani. Makanya kita lebih banyak program unggulan di bidang pertanian.”ujar Richi.

Master Hukum jebolan UI itu menyadari, programnya ada juga yang disindir dan ditertawakan pesaing, misalnya soal membajak sawah gratis. Tapi, menurutnya hal itu sudah melalui pengkajian dan disusun dalam sebuah konsep yang matang.

“Dari tadi bapak bicara soal pertanian, untuk kami yang muda-muda dan kadang terbentur biaya pendidikan bagaimana,” tanya seorang anak milenial.

Pertanyaan yang dijawab Richi dengan bijak dan meyakinkan. Bahwa ke depan tak ada lagi anak Tanah Datar yang putus sekolah. “Ini sejalan dengan program kita mencetak 1000 wirausahawan dan menciptakan lapangan pekerjaan.”kata Richi.

Richi berharap, Paninjauan sebagai nagari yang “sexy” dengan menyimpan 5.337 DPT yang tersebar di 19 TPS, atau nomor dua tertinggi di kecamatan X koto, bisa menjatuhkan pilihan saat hari H pencoblosan 9 Desember 2020 mendatang kepada pasangan yang mengusung tagline “Era Baru” itu.

Gayung pun bersambut, warga yang yang hadir sepakat menjatuhkan pilihan kepada paslon nomor 3 tersebut. Kehangatan itupun diakhiri dengan pembuatan video dan foto bersama. “Dima bumi dipijak, di sinan kito bakodak.” guyon Richi ditengah kerumunan kaum ibu. (*)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top