Relawan Jokowi “Hanya” Menargetkan 35 Persen Suara di Sumbar

Penulis -

Senin, 4 Maret 2019 - 18:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Tak mau muluk-muluk. Relawan pasangan Jokowi- Ma’ruf Amin hanya menargetkan mendapatkan 35 persen suara dalam pemilu presiden 17 April 2019 di Sumatera Barat.

Hal itu dikatakan Ketua Forum Relawan Komunikasi Pemenangan Jokowi (RKPJ) 2019 Mayjen (purn) Hartind Astrin, Senin (4/3).

“Jumlah tersebut cukup logis karena pada pemilu 2014 lalu capaian suara Jokowi paling rendah se-Indonesia dan kami terus berupaya mendongrak dalam masa kampanye ini,” katanya di Padang.

Ia mengatakan saat ini sudah ada sekitar 27 forum relawan Jokowi yang mendeklarasikan diri dan berada di bawah komando RKPJ 2019. Relawan tersebut memiliki misi untuk meningkatkan capaian suara Jokowi dengan cara turun ke bawah dan meyakinkan masyarakat.

“Sumbar ini menjadi wilayah paling difokuskan Jokowi karena raihan suara pada 2014 hanya sekitar 23 persen, ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi kita relawan,” kata dia.

Menurut dia hasil survei yang dilakukan National Democratic Institute (NDI) pada Januari 2019 elektabilitas Jokowi di Sumbar sekitar 21,5 persen, kemudian persentase itu naik pada 21 Februari yakni meningkat menjadi 34 persen.

“Peningkatan itu semua merupakan kerja keras relawan dan akan terus ditingkatkan hingga pelaksanaan pemilu nantinya,” kata dia.

Ia mengatakan dalam memenangkan Jokowi di Sumbar dirinya menggunakan dua strategi yakni strategi statis dengan cara menyebarkan pamflet, atribut kampanye kepada masyarakat. Setelah itu ada juga strategi dinamins dengan melakukan pelatihan, pembekalan, ceramah kepada masyarakat.

“Kegiatan itu bertujuan untuk mengetuk hati masyarakat semakin yakin memberi kesempatan Jokowi melanjutkan pemerintahanya,” kata dia.

Ia mengatakan capaian Jokowi dalam pemerintahan yang menekankan pembangunan infrastruktur untuk membangun percepatan pembangunan dan apabila diberikan kesempatan target yang akan dicapai adalah peningkatan sumber daya manusia.

Dalam melakukan pemenangan ini pihaknya melakukan pemetaan dengan membagi enam rayon pemenangan,untuk rayon pertama di Kabupaten Pasaman, Pasaman Barat dan Agam, rayon kedua Kota Payakumbuh dan 50 Kota, selanjutnya wilayah tiga Kota Padang, Kota Pariaman, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, dan Padang Pariaman.

Wilayah keempat meliputi Kota Bukittinggi dan Kota Padang Panjang, setelah itu Kota Solok, Kota Solok Selatan dan Kabupaten Solok dan wilayah keenam yakni Kabupaten Dharmasraya, Sijunjung, dan Kota Sawahlunto.

“Disetiap wilayah itu nantinya kita akan melakukan deklarasi dengan mengerahkan masa dalam jumlah besar untuk menyatakan dukungan kepada Jokowi-Ma’ruf Amin,” kata dia. (*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sudah Dipetakan, Ini Indeks Kerawanan Pemilu di Pasaman
KPU Diminta Jaga Kerahasiaan Daftar Pemilih
Dicairkan, Ini Jumlah Dana Santunan Untuk Petugas KPPS yang Gugur Usai Pemilu 2019 di Pasaman
KPU Sumbar : Pemilu 2019 Tugas Luar Biasa
KPU Sumbar Gelar Diseminasi Hasil Riset Kepemiluan 2019
E-Rekap Diusulkan Jadi Hasil Resmi Pemilu
Pemilu Sukses di Pasaman, KPU Pasaman Berikan Ini Pada PPK, PPS, KPPS dan PAM TPS
KPU Laporkan Evaluasi Penyelenggaraan Pemilu Kepada Presiden
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2020 - 20:34 WIB

Sudah Dipetakan, Ini Indeks Kerawanan Pemilu di Pasaman

Sabtu, 25 Januari 2020 - 10:45 WIB

KPU Diminta Jaga Kerahasiaan Daftar Pemilih

Senin, 20 Januari 2020 - 20:25 WIB

Dicairkan, Ini Jumlah Dana Santunan Untuk Petugas KPPS yang Gugur Usai Pemilu 2019 di Pasaman

Senin, 30 Desember 2019 - 09:30 WIB

KPU Sumbar : Pemilu 2019 Tugas Luar Biasa

Minggu, 22 Desember 2019 - 22:42 WIB

KPU Sumbar Gelar Diseminasi Hasil Riset Kepemiluan 2019

Berita Terbaru

Daerah

Tidak Semua Anak Pulang ke Rumah yang Sama 

Rabu, 7 Okt 2026 - 12:01 WIB

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB