Puluhan Hektar Sawah Di Maninjau Gagal Panen, Ini Sebabnya

Penulis -

Minggu, 21 Oktober 2018 - 19:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjung Raya, Prokabar – Puluhan Hektar sawah petani Nagari Maninjau diserang Hama Tikus. Akibatnya, petani merugi dan gagal panen.

“Saat ini sawah kami diserang Hama Tikus, membuat sekitar 25 hektar sawah di Jorong Bancah dan sekitarnya rusak dan terancam merugi,” kata Masnal Tan Marajo, salah satu petani di Nagari Maninjau.

Baca Juga :  Faeyza Pickleball Academy Semen Padang Schools Sumbang 3 Emas dan 2 Perak untuk Kota Padang di Porprov XVI Sumbar 2026

Biasanya lanjutnya, ketika kami mendapat musibah dan masalah, dinas terkait cepat merespon dan membantu kami. “Namun hingga saat ini, belum ada respon positif dalam penanggulangan pembasmian Hama Tikus tersebut,” tuturnya.

Sementara itu, Zukresno juga petani setempat mengatakan masalah tersebut diakibatkan banyaknya petani itu sangat manja dalam bertanam padi. “Harusnya petani itu merawat dan menjaga sawah tersebut dengan sangat ekstra di saat musim Hama Tikus datang,” terangnya.

Baca Juga :  PT Semen Padang Raih Top CSR of the Year 2026

Ia kembali menuturkan petani di Nagari Maninjau, khususnya di Jorong Bancah ini kehilangan arah dan kepercayaan diri. “Kekompakan dan kebersamaan dalam semangat bergotongroyong sudah mulai merosot. Mungkin disebabkan faktor. Terutama minimnya bimbingan dan arahan dari pihak terkait,” ungkapnya.

Baca Juga :  Dilepas ke Jepang: Kevin dan Wardah Menjemput Harapan, Mengubah Masa Depan Keluarga

Kami sangat berharap adanya bantuan dan perhatian pemerintah dalam permasalahan pertanian ini. “Kami tidak mungkin kembali berkeramba karena sudah merusak danau. Dan Kami sangat berharap pemerintah cepat tanggap dalam hal ini. Minimal memberi bantuan berupa alat solder pembasmi hama tikus ini,” tutupnya. (rud)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Asap Kabut Kebakaran Kiriman Makin Menebal di Agam – Bukittinggi
Dilepas ke Jepang: Kevin dan Wardah Menjemput Harapan, Mengubah Masa Depan Keluarga
Wali Kota Pariaman Buka Sekolah Lapang Cuaca Nelayan, Harapkan HF Radar Segera Aktif
PT Semen Padang Raih Top CSR of the Year 2026
Faeyza Pickleball Academy Semen Padang Schools Sumbang 3 Emas dan 2 Perak untuk Kota Padang di Porprov XVI Sumbar 2026
UPTD KPHL Agam Raya Perkuat Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan KPH Agam
KAI Divre II Sumbar Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis dan Kacamata bagi Masyarakat Kampung Jua
Perbaikan Intake Gou Kuranji Dikebut, Diperkirakan Tuntas Hari Ini

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:46 WIB

Asap Kabut Kebakaran Kiriman Makin Menebal di Agam – Bukittinggi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:20 WIB

Dilepas ke Jepang: Kevin dan Wardah Menjemput Harapan, Mengubah Masa Depan Keluarga

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:56 WIB

Wali Kota Pariaman Buka Sekolah Lapang Cuaca Nelayan, Harapkan HF Radar Segera Aktif

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:04 WIB

PT Semen Padang Raih Top CSR of the Year 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:23 WIB

Faeyza Pickleball Academy Semen Padang Schools Sumbang 3 Emas dan 2 Perak untuk Kota Padang di Porprov XVI Sumbar 2026

Berita Terbaru

Berita

Novra Nurman Nyatakan Siap Pimpin PWI Pasaman

Jumat, 16 Okt 2026 - 14:26 WIB