Jakarta, Prokabar – Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana yang disingkat Bangga Kencana jadi momentum penting dalam peringatan HUT Saka Kencana ke-36.
Saka Kencana atau gerakan Pramuka Satuan Karya Keluarga Berencana merupakan wadah kegiatan dan pendidikan untuk meningkatkan pengetahuan keterampilan praktis dan bakti masyarakat, dalam bidang keluarga sejahtera dan pengembangan kependudukan.
Diperingati setiap tanggal 24 Mei, HUT Saka Kencana tahun ini digelar secara online dan offline di Sanggar Bakti Pramuka Saka Kencana Nasional bumi perkemahan Wiladatika, Cibubur, Jakarta Timur.
Acara yang dihadiri Kepala BKKBN, Dr (H.C), dr Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) ini mengangkat tema ‘Saka Kencana Bangkit, Saka Kencana Berdaya, untuk Indonesia’.
“Kami sangat antusias membangkitkan kerja dari adik adik dan kakak kaka di BKKBN dengan bentuk patisipasi kepada gerakan pramuka. Saka Kencana Bangkit, Saka Kencana Berdaya untuk Indonesia sangat tepat dengan semangat untuk membangkitkan Saka Kencana ke depan,” beber Hasto melalui tayangan video.
Melalui Saka Kencana, Hasto berharap program ‘Bangga Kencana’ bisa terealisasi secara menyeluruh agar generasi muda ke depannya mendapat kesejahteraan dalam berkeluarga.
“Saya berharap anggota Pramuka khususnya Saka Kencana bisa bahu membahu mewujudkan program Bangga Kencana. Kita tahu, kita mempunyai tugas besar bagaimana bonus demografi harus ditransformasikan menjadi bonus kesejahteraan. Dibutuhkan generasi muda Saka Kencana untuk hadir dan ikut mempercepat kesejahteraan di tengah masyarakat,” tambahnya lagi.
Sesuai anjuran Pesiden Jokowi tentang peningkatan kualitas SDM dan penurunan angka stunting, Hasto berharap kegiatan Saka Kencana bisa membantu mewujudkan visi dari BKKBN.
“Visi BKKBN menciptakan pertumbuhan penduduk yang seimbang dan juga meningkatkan keluarga yang berkualitas tentu bisa di dorong melalui kegiatan Saka Kencana. Berharap melalui momentum HUT Saka Kencana, anjuran dari bapak Presiden untuk meningkatkan kualitas SDM dengan cara menurunkan angka stunting menuju angka 14 persen di tahun 2024,” jelas Hasto.
Sementara itu, Ketua Harian Pinsaka Kencana Nasional dr Hernalom Gultom menjelaskan Saka Kencana terbentuk berdasarkan MOU antara Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dan BKKBN.
“Saka Kencana merupakan wadah pembinaan generasi muda melalui peminatan program Bangga Kencana. Jadi pusat perhatian kegiatan, keluarga berencana itu jangan diartikan sebagai alat kontrasepsi saja,” beber Gultom.
Jelang puncak peringatan, Saka Kencana telah menggelar rangkaian kegiatan diantaranya : kegiatann lomba (video kreasi, poster dan TikTok Challenge; Kegiatan donor darah (diikuti setiap provinsi).
Ketua Pelaksana HUT ke-36 Pramuka Saka Kencana, Aditya Barnes AS menjelaskan, “Kita sudah melakukan beberapa rangkaian kegiatan, dimulai tanggal 9 Mei melalui sosialisasi KIE (Komunikasi Informasi dan Edukasi) yang dilaksanakan di sanggar kencana secara online dan offline kemudian di tanggal 10 Mei mulai dilakukan perlombaan dan akan ditutup 21 Mei,” jelas Barnes. (beb)
















