Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Pjs Bupati Tanah Datar Minta Walnag Sosialisasikan Perda AKB Ke Masyarakat

Dibaca : 366

Tanah Datar, Prokabar – Pasca ketok palu Perda Provinsi Sumatera Barat Nomor 6/2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) yang memuat penguatan penerapan protokol kesehatan untuk mencegah Covid-19, Pjs Bupati Tanah Datar Erman Rahman berharap dukungan semua pihak termasuk wali nagari untuk mensosialisasikan kepada masyarakat.

Hal ini disampaikan Pjs. Bupati Tanah Datar saat pertemuan dengan wali nagari se-Kabupaten Tanah Datar di Gazebo Indo Jolito, Selasa (20/10).

“Pelanggaran perda tersebut ada sanksi administrasi, denda bahkan pidana. Untuk itu jangan sampai masyarakat yang sudah susah ini terbebani kalau kena sanksi. Ini tugas kita semua dan saya berharap dukungan dan kerjasama camat dan wali nagari dan unsur lain di nagari untuk ikut mensosialisasikan AKB demi kemaslahatan bersama,” pesannya.

Lebih lanjut Erman berharap, permasalahan Covid-19 dapat diantispasi melalui keberpihakan kebijakan anggaran.

“Kebutuhan logistik seperti masker, baju hazmat dan lainnya menjadi keluhan, namun Alhamdulillah dengan dukungan provinsi dan pusat, mudah-mudahan bisa dipenuhi sampai akhir tahun 2020. Untuk tahun 2021, sesuai arahan pusat, harus tetap menjadi perhatian terkait kebijakan anggaran,” sampai Erman.

Selain itu, Erman juga berharap menghadapi pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada serentak) 9 Desember mendatang bisa berjalan sukses dan lancar.

“Mari kita jaga suasana yang kondusif dan nyaman khususnya menghadapi pesta demokrasi pilkada serentak. Siapa pun pemenangnya nanti adalah pilhan masyarakat. Yang terpenting suasana aman dan nyaman sebelum dan sesudah pilkada. Masyarakat bisa tetap beraktifitas dengan tenang,” pungkas Erman.

Dalam kesempatan yang didampingi kepala perangkat daerah, Erman menyebutkan tugas pokok penjabat sementara selain melanjutkan roda pemerintahan, pelayanan kepada masyarakat, dan pembahasan APBD Perubahan 2020 dan APBD 2021, penanganan Covid-19 dan sukses pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak juga menjadi prioritas.

“Siapa pun tidak akan menyangka, kita semua saat ini bekerja dan beraktifitas di tengah pandemi Covid-19. Banyak program dan kegiatan yang sudah dirancang terpaksa dialihkan untuk penanganan Covid-19 dan dampak yang ditimbulkan. Tidak hanya anggaran pusat dan provinsi tetapi juga anggaran kabupaten dan nagari,” sampai Erman.

Di kesempatan itu juga dilaksanakan diskusi yang mana secara umum wali nagari menyampaikan aspirasi, masukan dan saran terkait dampak pandemi Covid-19 di bidang pendidikan, bantuan pemerintah, peningkatan kesejahteraan walinagari dan perangkat, antisipasi dan penanganan bencana alam serta perbaikan dan peningkatan kualitas jalan dan irigasi. (eym)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top