Daerah

Penumpang Bus Sumbar – Jakarta Meningkat, Ini Penyebabnya

Dibaca : 471

Padang, Prokabar – Penumpang bus dengan trayek Sumatera Barat (Sumbar) menuju Jakarta ataupun sebaliknya meningkat pada momen akhir tahun 2019 dibandingkan tahun sebelumnya.

“Jika dibandingkan dengan momen akhir tahun 2018, jumlah penumpang saat ini meningkat dua kali lipat,” kata kepala staf perusahaan bus PO NPM Perwakilan Padang, Heru Wanda, Jumat (27/12).

Ia mengatakan pelonjakan penumpang tersebut sudah terjadi dalam sepekan terakhir.

Karena peningkatan tersebut pihaknya menambah keberangkatan bus dengan kapasitas angkut 41 orang menjadi delapan unit dalam sehari.

Dengan rincian empat keberangkatan dari Padang ke Jakarta, dan empat unit berangkat dari Bukittinggi.

“Persentasenya sama antara penumpang yang berangkat dari Sumbar, atau yang berangkat dari Jakarta menuju Sumbar,” katanya.

Tingginya harga tiket pesawat ditengarai sebagai faktor melonjaknya penumpang moda transportasi darat tersebut.

Ia memaparkan pada momen akhir tahun sebelumnya NPM hanya memberangkatkan satu hingga tiga unit bus saja ke Jakarta.

Tiket bus NPM AC dan eksekutif Padang-Jakarta saat ini dijual seharga Rp425 ribu, sementara ekonomi Rp300 ribu per orang.

Selain itu NPM juga mempunyai rute Padang-Medan, namun terjadi penurunan jika dibandingkan pada 2018.

“Untuk Medan tahun sebelumnya bisa tiga bus dari Padang, tapi sekarang hanya satu bus, dan satu bus dari Pariaman,” katanya.

Ia mengatakan akan terus meningkatkan kualitas pelayanan, kenyamanan, serta keselamatan untuk menjaga kepercayaan penumpang.

Salah satunya dengan mengantisipasi kerusakan di jalan yang bisa mengganggu waktu perjalanan penumpang.

Secara keseluruhan jumlah bus NPM yang beroperasi saat ini di seluruh rute sebanyak 80 unit, dan akan ditambah pada 2020 sebanyak 10 unit. (*/mbb)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top