Prokabar.com, Tanah Datar – Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi Ansharullah langsung turun tangan usai menerima aspirasi masyarakat Tanjung Baru, Tanah Datar.
Mahyeldi dalam Rapat Koordinasi bersama Bupati dan Walikota se-Sumatra Barat menerima aspirasi tersebut dari Richi Aprian.
Wakil Bupati Tanah Datar tersebut menyampaikan ada tiga poin aspirasi masyarakatnya di Kecamatan Tanjung Baru.
Ketiga poin itu adalah perbaikan jalan di Kecamatan Tanjung Baru, dukungan pengembangan Pariwisata dan usulan pompa irigasi tenaga surya untuk bidang pertanian.
Baca Juga:
- Tiga Mahasiswa Tenggelam di Lubuk Hitam, Rektor dan Sivitas Akademika UNP Berduka
- Alex Indra Lukman : Kader PDI Perjuangan se Indonesia Minta Ibu Mega Kembali Jadi Ketum
- Bupati : Pariwisata Mentawai Bukan Cuma Surfing
Mendengar tiga poin aspirasi tersebut, Richi mengatakan Kecamatan Tanjung Baru merupakan salah satu kecamatan terdepan di Tanah Datar.
Kecamatan tersebut juga menjadi pintu masuk menuju halamannya Tanah Datar.
“Ini menjadi tekad kita, pemerintah daerah bersama-sama memajukan kecamatan terdepan di Tanah Datar,” kata Richi.
Untuk perbaikan jalan, kata Richi, masyarakat Tanjung Baru ingin memperbaiki dan memperlebar akses jalan.
“Ini tandanya daerah ini semakin maju, perlu peningkatan kualitas akses jalan sehingga minat orang datang ke Tanjung Baru dan Tanah Datar umumnya semakin meningkat,” sambungnya.
Baca Juga Milenialisme.com
- Komposer Keturunan Minang Ciptakan Musik Unik dari Bunyi
- PPFI: Insan Film Harus Ikut Tekan Angka Covid-19
- PPFI Dukung Pemerintah Prioritaskan Vaksinasi Insan Film
Richi mengharapkan pemerintah Provinsi mendengar usulan tersebut dan berpartisipasi untuk pembebasan lahan.
“Info yang saya terima dari pak camat, masyarakat dan ninik mamak sudah mendukung ini,” ucapnya.
Respons Gubernur Sumbar
Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi Ansharullah yang mendengar aspirasi ini menyambut positif.
Mahyeldi mengatakan pemerintah provinsi memandang penting peningkatan akses jalan di Kabupaten Tanah Dartar yang kini sempit dan masih banyak lobang.
“Saat rakor gubernur dengan bupati dan walikota beberapa waktu lalu, sudah saya sampaikan Tanah Datar kaya potensi pariwisata dan pertanian tetapi jalan masuk ke Tanah Datar cenderung kecil dan banyak yang berlobang. Insya Allah pemerintah provinsi akan perhatikan ini,” kata Mahyeldi.
Mahyeldi lansung menyampaikan kepada Richi untuk kesiapan masyarakat dalam pembebasan lahan.
“Jika sudah sepakat tentang pembebasan lahan, segera lapor kepada saya, besok langsung saya kirimkan tim ke lapangan,” ungkap Mahyeldi. (eym)
















