Tiga Mahasiswa Tenggelam di Lubuk Hitam, Rektor dan Sivitas Akademika UNP Berduka

Penulis -

Minggu, 28 Maret 2021 - 08:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Della Sriyuli Yanti, Parulian Manurung, dan Fellicia Honesty

Della Sriyuli Yanti, Parulian Manurung, dan Fellicia Honesty

Padang, Prokabar — Rektor dan Segenap Sivitas Akademika Universitas Negeri Padang menyampaikan rasa berduka cita yang mendalam atas berpulangnya tiga mahasiswa D3 Teknik Sipil Universitas Negeri Padang yang menjadi korban tenggelam di pemandian Air Terjun Lubuk Hitam Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Jumat (26/3).

Ketiga mahasiswa tersebut adalah Della Sriyuli Yanti, Parulian Manurung, dan Fellicia Honesty. Ketiga jenazah telah ditemukan oleh tim gabungan tidak jauh dari lokasi kejadian.

Baca Juga :  KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

“Semoga Almarhum dan Almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan kesabaran, Aamin YRA” ungkap Rektor UNP melalui laman UNP, Minggu (28/3).

Sebelumnya tiga orang dilaporkan terseret air bah di sungai Lubuk Hitam, Teluk Kabung Utara, Bungus Teluk Kabung. Kejadian nahas itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB.

Baca Juga :  Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Kejadian tersebut berawal saat 16 orang mahasiswa UNP yang terdiri dari sepuluh orang laki laki dan enam orang perempuan dan satu orang Mahasiswa Unand, berkunjung ke lokasi Wisata Alam Air Terjun 3 Tingkat Lubuk Hitam dengan tujuan berwisata.

Mereka menaiki tempat wisata tersebut mulai dari tingkat satu, terus ketingkat dua dan ke tingkat tiga.

Baca Juga :  Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Pada saat itu hujan sudah mulai turun, ketika perjalanan menuju ke tingkat tiga, tiba-tiba air sungai membesar dan air bah datang. Empat orang dari mereka seketika berjalan ditepi sungai dan hendak menyeberang ke sebelah sungai itu. Nahas, mereka diseret oleh air bah kearah kedalam sungai. (hdp)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan
Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026
Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar
Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar
HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering
Keputusan Tim Keabsahan PORPROV Dipertanyakan, KONI Padang Pariaman Sebut Kasus Atlet Tentrem Pangestuti Belum Tuntas
Dibalut Tradisi Makan Bajamba, Malam Resepsi HUT ke-81 Sumbar Perkuat Kebersamaan dan Kolaborasi
KAI dan Polda Sumbar Perkuat Kolaborasi Hadapi Potensi Ancaman Terorisme di Moda Transportasi Kereta Api

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

KAI Divre II Sumbar Kembali Imbau Penumpang Jaga Ketertiban dan Kenyamanan Selama Perjalanan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Pelanggan WNA KAI Divre II Sumbar Tumbuh Positif, Capai 5.427 Pelanggan hingga Agustus 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 13:50 WIB

Stasiun Duku Penghubung Perjalanan Masyarakat, Layani Seluruh KA Penumpang Divre II Sumbar

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Gebyar Pajak 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Taat Pajak untuk Pembangunan Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:13 WIB

HUT Pasaman Belasan SMA Sederajat Ikuti Lomba Pionering

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB