Daerah

Pelayanan KB Kurang Merata di Sumbar, Ini Penyebabnya

Pasbar, Prokabar – Kabupaten Pasaman Barat tuan rumah pencanangan Bhakti Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Keluarga Berencana (KB) Kesehatan Tingkat Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Pencanangan dilakukan Gubernur Sumbar yang diwakili Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DPPKBKPS) Prov. Sumbar, Novrial, Senin (23/4) di halaman Kantor Bupati Pasaman Barat.

Novrial menyampaikan bahwa pelayanan KB Kesehatan dan KKBPK kurang merata di seluruh Sumbar karena adanya akses yang sulit di jangkau seperti daerah terpencil, kepulauan, dan perbatasan dan Kampung- kampung KB yang diketahui akses dan pelayanan KB masih sulit dijangkau.

“Diharapkan kepada kita semua melalui momentum ini untuk memberikan perhatian khusus pada wilayah terpencil tersebut,” katanya.

Dikatakan, Melalui Bahkti IBI KB Kes juga lebih memprioritaskan pelayanan di daerah yang sulit dijangkau dan diharapakan juga dapat memberikan daya ungkit yang tinggi sebagai upaya percepatan pembangunan kependudukan, keluarga berencana pembangunan keluarga serta kesehatan di Sumbar.

Sementara, Bupati Pasbar, H. Syahiran menyampaikan bahwa Pasaman Barat sampai tahun 2019 ini telah dicanangkan sebanyak 24 Kampung KB dengan kriteria 14 Kampung KB daerah Calciltas dan 10 Kampung KB daerah stunting.

“Melalui Bhakti IBI KB Kes ini saya berharap lebih memperhatikan masyarakat yang berada di daerah Kampung KB, karena daerah Kampung KB merupakan daerah yang minim dari berbagai aspek, sosial ekonomi dan aspek lainnya,” harap Syahiran.(eym)

Berani Komen Itu Baik

Loading...
To Top