Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Musliar Kasim: Ciptakan Kenangan Terindah di Kampung Buya Hamka Ini!

Dibaca : 153

Sungai Batang, Prokabar — Rektor Universitas Baiturrahmah (Unbrah), Musliar Kasim mendapat kesan tersendiri saat membawa Program USR Baiturrahmah ke 4 tahun 2020, di Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam. Pasalnya, banyak pengalaman dan catatan terbaik saat mengikuti kegiatan di Kampung Kelahiran Buya Hamka tersebut.

“Saya sengaja memilih Sungai Batang, karena merupakan Kampung Kelahiran Buya Hamka. Kita sama-sama tau, Buya Hamka Pahlawan Nasional bergelar Profesor tanpa mengikuti pendidikan formal. Kegigihannya menuntut ilmu, yang membuat beliau besar dan diteladani hingga saat ini.

Dan kami meminta seluruh mahasiswa, menggalilah lebih jauh sejarah dan nilai-nilai ketauladanan Buya Hamka tersebut,” ungkap Mantan Wamen Pendidikan dan Kebudayaan RI, di acara puncak sekaligus penutupan USR Baiturrahmah di Medan Nan Bapaneh, Pasar Sungai Batang, Sabtu Malam (22/2).

Mantan Rektor Unand itu melanjutkan, di sini banyak catatan sekaligus peninggalan sejarah berkenaan ulama besar tersebut. Dengan demikian, mahasiswa yang mengikuti bakti sosial, tentu akan banyak mendapat pengalaman dan pelajaran berharga.

Terutama nilai-nilai membentuk kepribadian berbudi dan beriman. “Jadilah sarjana yang bertaqwa kepada Allah SWT,” himbauannya kepada seluruh mahasiswa yang hadir malam itu.

Rektor Unbrah ini juga menekankan, agar semua mahasiswa memantapkan kenangan dengan orang tua angkat, di rumah yang telah ditempati. “Mohon maaf kepada seluruh masyarakat Sungai Batang, jika ada salah dan janggal selama kami berada di sini. Maklum Umua baru satahun jaguang, darah baru satampuak pinang. Tata krama yang kurang baik, anggap saja ini proses pembelajaran kami di sini,” pintaknya kepada Masyarakat Sungai Batang.

“Mari kita jadi kenangan indah Di Kampung Kelahiran Buya Hamka ini,” harapnya lagi kepada seluruh mahasiswa, dosen, tenaga teknis dan masyarakat.

Camat Tanjung Raya, Handria Asmi, mewakili Pemerintah Kabupaten Agam dan masyarakat, mengucapkan terimakasih atas pengabdian dan kontribusi Universitas Baiturrahmah tersebut. Pelayanan Kesehatan gratis kepada 600 orang masyarakat, ditambah penyuluhan dan goro massal memberi dampak positif terhadap kehidupan masyarakat.

“Di Sungai Batang ini sangat berbeda. Nilai-nilai tradisional budaya Minang, masih kental di sini. Jadi setiap pelaksanaan pentas seni, diperkuat kesenian tradisional,” tuturnya.

Berbagai program yang telah terlaksana, menambah semangat kekeluargaan, silahturahmi dan gotong royong masyarakat Sungai Batang. “Harapan kita bersama, tali silahturahmi ini hendaknya terus terjalin,” harap Handria.

Oleh sebab itu lanjutnya, agar kehangatan kebersamaan terjalin kuat, maka berbagai penampilan kesenian tradisional, digelar saat malam Alegoris ini. “Meski silahturahmi dan pertemuan dalam waktu singkat. Yakni hanya empat hari tiga malam. Bahkan mungkin hanya sekali atau dua kali tatap muka, diharapkan tetap kita jadikan kenangan dan rasa syukur. Terutama kepada calon-calon orang sukses asal Universitas Baiturrahmah,” tuturnya.

Camat Tanjung Raya tamatan IPDN Baso ini juga berpesan kepada ratusan mahasiswa itu, agar tetap rendah hati dan teladan untuk masyarakat banyak.

“Tuntutlah ilmu setinggi-tingginya, namun tetaplah rendah hati. Tuntutlah ilmu setinggi langit, tapi tetaplah memiliki kerendahan hati dan keteladan kepada masyarakat luas,” pungkasnya. (rud)

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top