Trending | News | Daerah | Covid-19

Daerah

Mantap, Disdikbud Agam Gelar FGD Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka

Dibaca : 139

Agam, Prokabar — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Agam mengelar Focus Group Discussion atau FGD Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka, Kamis (27/8). Mengundang 50 orang peserta, terdiri Komunitas Pemuda Generasi Hamka (KPGH), Pengelola Museum dan Cagar Budaya serta Pengawasas beserta Kepala SD Dan SMP Negeri, khusus berada di Kecamatan Matur dan Tanjung Raya.

Hebatnya lagi, Narasumber didatangkan dari Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas, Dr. Pramono. Seorang Dosen, ahli manuskrip atau naskah kuno sekaligus pemerhati Pahlawan Nasional Buya Hamka.

Camat Tanjung Raya, Handria Asmi dan Sekretaris Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Agam turut diundang menjadi narasumber. Pasalnya, dua orang dari instansi ini juga memang intens menggiatkan dan mengangkat potensi sumber daya alam serta sumber daya manusia. Terutama berhubungan destinasi wisata sejarah, budaya dan edukasi.

“Kami sangat senang kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik. Meski sempat tertunda beberapa waktu, alhamdulillah dapat terlaksana jua. Buya Hamka adalah sosok Tokoh yang sangat dikagumi masyarakat Asia Tenggara bahkan sebagian negara-negara besar di dunia,” ungkap Kepala Disdikbud Agam, Isra kepada Prokabar.com usai pelaksanaan kegiatan, Kamis (27/8).

Terselengaranya FGD ini melalui dana DAK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI melalui Bidang Kebudayaan dipimpin oleh Jufri. “Kegiatan ini akan berlanjut kepada kebijakan penerapan seluruh sekolah se-Kabupaten Agam mewajibkan guru beserta muridnya, minimal satu kali dalam satu semester ke Museum Rumah Kelahiran Buya Hamka. Berharap menumbuhkan kecintaan terhadap Pahlawan Nasional dan meneladani Ulama Besar kita Buya Hamka,” tegasnya.

Ketua PWI Kabupaten Agam, Mursidi turut hadir dalam undangan sangat bangga terjalinya kolaborasi antara Dinas Pendidikan Kebudayaan bersama Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Fakultas Ilmu Budaya, Komunitas Pemuda Generasi Hamka dengan jajaran pengawas beserta kepala sekolah.

“Kita sangat berharap kebangkitan ini menjadi momentum Kabupaten Agam menggali potensi besar ini. Karena kita sudah mendengar dan melihat kebesaran Buya Hamka sudah menjadi magnet hebat penarik pengagum Buya Hamka ke Museum di Sungai Batang itu,” pungkasnya. (rud)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top