Lokasi Prostitusi yang Dijalankan Ibu dan Anak di Padang Diduga Punya Beking Kuat

Penulis -

Selasa, 14 Januari 2020 - 13:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, Prokabar – Salah seorang warga Lubuk Buaya Kota Padang, Upiak (56) mengatakan lokasi prostitusi yang digerebek Polda Sumbar pada Jumat (10/1) diduga memiliki beking kuat sehingga tetap menjalankan aktivitas meski tidak disukai warga sekitar.

“Bisnis yang dijalankan Helen dan anak perempuannya sudah lama, bahkan lebih dari 10 tahun,” katanya, Selasa (14/1).

Ia mengatakan lokasi tersebut sudah pernah digerebek baik oleh polisi maupun Satpol-PP, namun setelah itu tetap berjalan seperti biasa.

“Ada yang membekingi kegiatan mereka itu, tapi saya tidak tau siapa,” kata dia.

Sementara itu Buyuang yang berdomisili di daerah itu juga mengakui hal tersebut. Mereka menjalankan bisnis sudah lama, bahkan warga sudah gerah dan sempat ingin membakar lokasi itu.

“Dulu sempat mau dibakar warga, namun dicegah oleh tokoh masyarakat,” katanya.

Ketua RT 04 RW 20 Lubuk Buaya Zainal Arifin mengakui Helen dan anaknya merupakan warganya.

“Saya tidak tau ada penggerebekan, namun memang aktivitas di warungnya pada malam hari cukup ramai,” katanya.

Ia mengaku sering melewati rumah Helen pada saat mau sholat subuh di masjid. Saat melewati rumahnya aktivitas masih ramai.

“Dia berjualan lontong malam, dan pelanggannya ramai ada yang datang pakai mobil juga. Tapi saya tidak tau aktivitas mereka di dalam,” kata dia.

Ia mengaku warga sudah resah bahkan sejak zaman Wali Kota Fauzi Bahar ingin dibersihkan, namun nyatanya hingga saat ini masih tetap berjalan.

“Harapan kami tentu kegiatan di sana dihentikan dan tidak berjalan lagi,” kata dia.

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Barat mengungkap kasus prostitusi berkedok kos-kosan di Jalan Adinegoro Kelurahan Lubuk Buaya, Kecamatan Koto Tangah Kota Padang yang dijalankan oleh ibu dan anaknya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumbar Kombes Pol Imam Kabut Satriadi di Padang, Senin mengatakan ketika dilakukan penggerebekan pada Jumat (10/1) dan petugas mengamankan dua orang sebagai otak pelaku dari bisnis prostitusi itu yakni wanita berinisial H (54) dan anaknya berinisial D (30). (*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aduan Berujung PTDH, Warga Berinisial LMN Puji Respon Cepat Bidpropam Polda Sumbar
Pencegahan Kasus LGBT di Sumbar Perlu Regulasi, Edukasi, dan Pembinaan Terpadu
Polres Dharmasraya Ungkap 11 Kasus Menonjol Selama Bulan Juni -Juli 2026. Tujuh Diantaranya Kasus Narkoba
Sudah Dilarang Masih Nekat Pelaku Tambang Emas Ilegal Diamankan Polres Pasaman
Dua Pelaku Curas Diamankan Polres Pasaman Pelaku Ternyata Pria Sewaan Korban
3,37 Persen, Alarm yang Tidak Boleh Dianggap Biasa
Pengedar Sabu Digulung Polres Pasaman Ratusan Gram Barang Bukti Diamankan
Pencabulan Anak, Andre Rosiade Desak Pihak Kepolisian Tangkap Pelaku

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:53 WIB

Aduan Berujung PTDH, Warga Berinisial LMN Puji Respon Cepat Bidpropam Polda Sumbar

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:00 WIB

Pencegahan Kasus LGBT di Sumbar Perlu Regulasi, Edukasi, dan Pembinaan Terpadu

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:53 WIB

Polres Dharmasraya Ungkap 11 Kasus Menonjol Selama Bulan Juni -Juli 2026. Tujuh Diantaranya Kasus Narkoba

Rabu, 15 April 2026 - 15:56 WIB

Sudah Dilarang Masih Nekat Pelaku Tambang Emas Ilegal Diamankan Polres Pasaman

Senin, 6 April 2026 - 14:38 WIB

Dua Pelaku Curas Diamankan Polres Pasaman Pelaku Ternyata Pria Sewaan Korban

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB