Pariaman, Prokabar – Agar mencegah tidak terjadi kecelakaan lalu lintas seperti di Bungus Padang, Polres Pariaman meningkatkan pengamanan dan sosialisasi pemudik. Satlantasmemasang spanduk di dua titik tikungan paling rawan di jalur black spot dari Mangguang menuju Sungai Limau dan Lubuk Basung.
Kecelakaan di Bungus kemarin, sebuah mobil masuk jurang, dua tewas sedang sembilan lainnya kritis.
“Sesuai intruksi pimpinan dan pasca kecelakaan yang terjadi di Bungus, menjadi pelajaran bagi kita semua. Untuk itu, kita harus meningkatkan pengamanan di sepanjang titik paling rawan kecelakaan,” tutur Kapolres Pariaman, AKBP Andry Kurniawan kepada Prokabar, Minggu Siang (18/06).
Selain di jalur lurus dari Pariaman menuju Lubuk Basung, pengamanan di sepanjang objek wisata pantai juga menjadi perhatian khusus Polres Pariaman. “Kita telah memberlakukan satu jalur dari Muara, Pantai Gandoriah menuju Pantai Cermin dan Pantai Kata,” katanya.
Ia menambahkan, “Kita tidak akan perkenankan kendaraan memasuki wilayah pantai, agar aman dari kemacetan, sehingga parkir berada di luar jalur pantai,” kata AKBP Andry.
Kasat Lantas Pariaman, Iptu Fitri Dewi Utami menambahkan, daerah paling rawan kecelakaan terjadi di jembatan Mangguang yang masih dalam proses pembangunan. Di sana terjadi penyempitan, karena jalan utama sudah dua jalur. Sedangkan di jembatan masih satu jalur.
Selain di jembaran Mangguang, jalur dari Pariaman menuju Sungai Limau dan Lubuk Basung adalah jalur paling mematikan. Lurus dan terdapat dua tikungan membahayakan pengendara, terutama roda dua. Sejak Operasi Ketupat 2018 , terjadi dua kali kecelakaan dari dua kendaraan roda dua di Sungai Limau, 3 luka ringan dan satu orang luka parah.
“Pada masa pulang mudik libur ini, kami akan tetap meningkatkan pengamanan dengan menambah personil dan sosialisasi,” kata dia (rud)
















