Hanya 42 Ribu Pemudik Tiba Melalui Bandara Minangkabau

Penulis -

Rabu, 5 Juni 2019 - 18:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang Pariaman, Prokabar – Sepanjang H-7 hingga H-1 atau pada 29 Mei hingga 4 Juni 2019, sebanyak 42.383 pemudik tiba di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) di Padang Pariaman, Sumatera Barat.

“Jumlah kedatangan pemudik turun 35 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2018 yang mencapai 59.216 orang,” kata Humas PT Angkasa Pura II BIM Fendrick Sondra, Rabu.

Ia menyampaikan puncak arus mudik di BIM terjadi pada H-4 dengan jumlah kedatangan penumpang mencapai 6.864 pemudik menggunakan 42 penerbangan.

Sementara pada H-1 atau 4 Juni 2019, jumlah pemudik yang tiba mencapai 5.597 orang.

Sebaliknya pada H-1 jumlah penumpang yang berangkat dari BIM menuju Jakarta berjumlah 1.366 orang.

Ia menyampaikan pergerakan penumpang di BIM pada Lebaran 2019 ini turun sekitar 20 persen karena kenaikan harga tiket pesawat.

BIMmemiliki panjang landasan pacu 2.750 meter dan dapat didarati oleh pesawat berbadan lebar.

“Untuk kapasitas apron mampu menampung delapan pesawat parkir dalam waktu bersamaan,” kata dia.

Sementara kapasitas terminal saat ini mencapai 2,7 juta penumpang per tahun walaupun pada 2017 jumlah penumpang sudah mencapai empat juta orang.

PengelolaBIM juga menyediakan enam mushala, 32 toilet dan 26 konter “check in” serta dua konter “chek in” mandiri.

Sebelumnya Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menyampaikan pemudik menggunakan jalur udara ke Sumatera Barat pada tahun 2019 ini berkurang dari tahun sebelumnya disebabkan harga tiket yang mahal.

“Pemudik beralih menggunakan jalur darat dan jumlah kedatangan di BIMberkurang dari tahun lalu,” katanya selepas mengunjungi pos pengamanan mudik di BIM Padang Pariaman.

Menurut dia, penurunan itu karena harga tiket pesawat udara yang tinggi sehingga pemudik enggan terbang dan memilih pulang melalui jalur darat.

Ia mengatakan meskipun jumlah penumpang berkurang di BIM membuat situasi kemananan lebih kondusif karena tidak ada calo, copet dan pungutan liar. (*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemenhub Tegaskan Arus Balik Ke Jakarta Tetap Dilarang
Pemerintah ‘Larang’ Pemudik Kembali Ke Jakarta
Hadapi Serbuan Pemudik, Persiapan Korlantas Polri Sudah 90 Persen
Mudik Sebentar Lagi, Ini Kesiapan Dari Pemerintah
Alhamdulillah, Kasus Lakalantas di Sumbar Menukik Sepanjang Lebaran 2018
Tim Kesehatan Pertamina Berikan Layanan untuk Polisi
Nihil Kecelakaan Masa Lebaran, Menhub Apresiasi Petugas Penjaga Perlintasan Sebidang
Akhir Pekan Ini Arus Balik Diprediksi Meningkat Lagi

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2020 - 08:30 WIB

Kemenhub Tegaskan Arus Balik Ke Jakarta Tetap Dilarang

Selasa, 26 Mei 2020 - 09:53 WIB

Pemerintah ‘Larang’ Pemudik Kembali Ke Jakarta

Rabu, 5 Juni 2019 - 18:16 WIB

Hanya 42 Ribu Pemudik Tiba Melalui Bandara Minangkabau

Senin, 20 Mei 2019 - 16:19 WIB

Hadapi Serbuan Pemudik, Persiapan Korlantas Polri Sudah 90 Persen

Senin, 20 Mei 2019 - 15:34 WIB

Mudik Sebentar Lagi, Ini Kesiapan Dari Pemerintah

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB