Ota Lapau

Kurenah Puasa di Dunia Maya


Penulis; DR Abdullah Khusairi, Dosen Komunikasi Fakultas Dakwah UIN IB Padang

Dr Abdullah Khusairi, Dosen Komunikasi Fakultas Dakwah UIN IB Padang

Dr Abdullah Khusairi, Dosen Komunikasi Fakultas Dakwah UIN IB Padang

Dibaca : 368

Prokabar.com – Kurenah Puasa di dunia maya. Entah puasa entah tidak, di dunia maya, orang-orang mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa dengan faseh.

Sementara, pada kesempatan lain, di tengah hari yang terik, dia mengunggah pula gambar segelas es campur, yang gelasnya berembun karena dingin.

Di dalam gelas itu, warna-warni es campur menggoda selera. Tak kepalang juga menggoda iman.

Begitulah, kalau sudah berada di dunia maya, seperti berada di jalan tol.

Seenaknya menekan gas, tak berpikir kawan-lawan lagi. Kurenah puasa di dunia maya, upload dulu, urusan kemudian.

Tak perlu apa akibat dan tanggapan orang, yang penting upload.

Baca Juga:

Mungkin orang sakit hati, menangis, marah, itu bukan gue, urusan lu!

“Tak terasa puasa kita tinggal 29 hari lagi,” begitu salah satu status hari pertama Ramadhan, ketika waktu berbuka tiba.

Puasa baru saja mulai, tapi sudah seakan-akan begitu dekat 29 hari itu. Atau sudah begitu lama ibadah puasa dilaksanakan.

Status ini, sebuah hiburan yang sangat sadar sedang membohongi nalar.

Lalu, pada bagian lain, dia mengunggah sebuah foto sponge belum terpakai dengan tulisan; “Ngelihat busa buat nyuci jam segini, seperti lihat Bika Ambon.”

Biasanya ini muncul pada jam-jam yang rawan. Antara jam 12.00 Wib sampai 14.00 Wib.

Entah siapa yang memulai, foto ini dikirim dari satu tempat ke tempat, berputar-putar lalu mungkin kembali kepada pembuat pertamanya.

Yang jelas, sama modusnya dengan foto es campur tadi. Cari perhatian!

Ampun kita. Puasa seperti bagarah-garah saja dibuatnya. Request adzan maghrib logat daerah, kepada penyiar radio.

Biasanya pendengar request lagu, kirim salam, kini request adzan maghrib di tengah hari. Orang lapar memang kreatif!

Mungkin begitu yang lebih tepat. Hehehe. Otaknya encer berpikir, demi melupakan rasa lapar dan melupakan waktu.

Selain yang tidak serius seperti di atas, banyak juga yang serius di bulan puasa.

Ada yang mengupload status tiap sebentar, ayat suci, hadits, kisah-kisah, kiat-kiat, munasabah bermacam-macam tema.

Halaman : 1 2 3

Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top