Padang, Prokabar – Mengingat Pemilu yang sudah menghitung hari, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Padang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilu Tahun 2019 untuk PPK dan PPS Se Kota Padang.
Hal itu dilakukan guna memastikan persiapan-persiapan menjelang hari pemungutan suara terutama penyelenggara yang berada di tingkat kecamatan yang di koordinir oleh PPK dan tingkat kelurahan oleh PPS, bisa menjalankan tugas dan pelaksanaan Pemilu berlangsung sukses.
Kegiatan tersebut diselenggarakan Sabtu-Minggu (30-31/3) di Balai Koperasi Kota Padang dibuat menjadi dua sesi dengan membagi jumlah kecamatan, mengingat keterbatasan ruangan yang digunakan yang tidak cukup untuk menampung jumlah PPK dan PPS se Kota Padang.
Dalam kegiatan tersebut pemaparan materi yang dilakukan oleh Komisioner KPU Kota Padang Riki Eka Putra, Div. Hukum dengan PPK dan PPS dari Kecamatan Koto Tangah, Lubeg. Sedangkan pemaparan materi oleh Komisioner KPU Kota Padang Chandra Eka Putra Div. Teknis dengan Peserta PPK dan PPS dari Kecamatan Kuranji, Luki dan Pauh.
Riki Eka Putra menjelaskan, bimtek bersama PPK dan PPS se Kota Padang diselenggarakan adalah untuk memberikan informasi-informasi penting seperti pengumuman tempat dan waktu pemungutan suara tanggal 12 April, penyampaian formulir C.6 14 April, pengembalian formulir C.6 kepada PPS tanggal 16 April, penerimaan logistik TPS dari PPS ke KPPS serta penyiapan PPS tanggal 16 April, penyiapan TPS 16 April, pemungutan suara dan penyampaian hasil penghitungan suara 17 April.
Komisioner Divisi Teknis KPU Kota Padang Chandra Eka Putra menjelaskan, bimtek dilakukan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif terhadap tahapan kegiatan yang dapat diteruskan kepada PPS dan KPPS.
“Hal mendasar yang menjadi bahasan mulai dari pemaparan jadwal kegiatan, persiapan pungra tungra, menyiapkan TPS, menyampaikan formulir undangan (C6), pengenalan surat suara, identifikasi surat suara sah dan tidak sah serta penyampaian dan pengumuman hasil penghitungan suara,” jelasnya.
KPU Kota Padang mengharapkan setelah mendapatkan bimtek, diharapkan pelaksanaan Pemilu 2019 di tingkat TPS dapat berjalan lancar.
“Termasuk KPPS dapat memahami peraturan sehingga dapat melaksanakan Pemilu dengan penuh tanggung jawab, ketelitian dan keakurasian,” kata Riki.(*/mbb)
















