Pemilu 2019

KPID Sumbar Awasi Iklan Kampanye di Radio dan Televisi

Padang, Prokabar – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Sumatera Barat (KPID Sumbar) akan mengawasi iklan kampanye pemilihan umum (Pemilu) di media massa (radio dan televisi) mulai 24 Maret hingga 13 April 2019 ini.

Koordinator Pengawasan Isi Siaran KPID Sumbar, Melani Friati menyampaikan rentang waktu pengawasan tersebut sesuai aturan dan diatur dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 23 Tahun 2018 tentang Kampanye Pemilu.

“Terkait iklan kampanye di media massa, KPI dan KPID hanya mengawasi iklan kampanye diradio dan televisi saja,” ungkapnya, Minggu (17/3).

Hal itu sesuai Pedoman KPI no.01/2019 tentang pengawasan dan Pemantauan Pemberitaan, Penyiaran dan Iklan Kampanye Pemilihan Umum 2019 di Lembaga Penyiaran.

Dijelaskannya, untuk pengawasan iklan kampanye pemilu 2019, telah dibentuk gugus tugas yg terdiri dari Bawaslu, KPU, KPI dan Dewan Pers.

“Kami dari KPID Sumbar berkomitmen membantu menyukseskan pengawasan pemilu dengan memantau siaran 24 jam,” terang Melani.

Disampaikannya, dari 2018 hingga Maret 2019, setidaknya ada 3 lembaga penyiaran, yang kedapatan memutar iklan kampanye di luar jadwal yg sudah ditentukan, satu lembaga penyiaran televisi, dan dua lembaga penyiaran radio.

“Satu lembaga penyiaran telah diberikan sanksi administrasi berupa teguran tertulis satu, sedangkan 2 lagi diserahkan ke gugus tugas,” ujarnya.

Untuk diketahui ketentuan iklan kampanye pemilu di radio , paling banyak 10 spot, durasi paling lama 60 detik per spot, untuk setiap stasiun radio, setiap hari selama masa kampanye melalui iklan.

Sedangkan iklan di televisi, paling banyak 10 spot, durasi paling lama 30 detik per spot, untuk setiap stasiun televisi, setiap hari selama masa kampanye melalui iklan. (*/mbb)

Berani Komen Itu Baik
Loading...
To Top