Padang, Prokabar – Prof. Dr. H. Ganefri, Ph.D akhirnya ditetapkan sebagai Ketua Tanfiziah PWNU Sumbar, masa khitmad 2019-2024.
Penetapan sebagai Ketua Tanfiziah PWNU Sumbar, setelah melalui proses pemilihan pada Konferwil-XII PWNU Sumbar, Jumat (20/12) di Hospitality Center Universitas Negeri Padang (UNP).
Ganefri memeroleh sebanyak 13 suara, yang menjadi suara terbanyak dibanding kandidat lain, Ir Husnul Aziz yang memeroleh 6 suara. Ganefri dipilih oleh Ketua-ketua PC NU dari 19 Kabupaten Kota se-Sumbar dan perwakilan dari PB NU dan Karater.
Proses pemilihan dengan sistem Ahl Al-Hall wa Al-Aqd tersebut selesai dilaksanakan hingga pukul 2.30 WIB dini hari. Sidang Ahwa dipimpin oleh Muhammad Aqil Irham, KH Eman Suryaman dan H. Ishfah Abidal Aziz, SHI.
Ketua Tanfidziyah terpilih, Ganefri mengucapkan terimakasih atas amanah yang diberikan kepadanya. Ganefri menegaskan, ke depan, dirinya bersama tim formatur yang lain, akan merangkul semua kader NU yang potensial, untuk masuk dalam Kepengurusan PWNU Sumbar periode 2019-2024.
“Kita akan rangkul semua kader potensial demi membesarkan NU ke depan di Sumatera Barat,” ungkapnya.
Selain ditetapkannya, Ganefri sebagai Ketua Tanfiziah PWNU Sumbar, Konferwil-XII PWNU Sumbar menyepakati ahlul halli wal ‘aqli, H. Hendri, S.Ag, M.Pd, menjadi Rois Syuriah.
Bersama Hendri, selanjutnya Ganefri ditunjuk sebagai formatur yang akan menyusun kepengurusan. Keduanya didampingi anggota formatur lainnya dari PCNU, yang diwakili oleh Ketua Tanfidziyah PCNU Sawahlunto, Oktaverisman, mewakili zona I.
Kemudian, Ketua Tanfidziyah PCNU Pasaman Barat, Syahwal Syuro, mewakili zona II, dan Ketua Tanfidziyah PCNU Padangpanjang, Fahmi mewakili zona III.
Konferwil-XII PWNU Sumbar yang mengusung tema “Marajut Kebersamaan Menjaga Tradisi” dihadiri Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBNU, Helmy Faishal Zaini. Pada kesempatan pembukaannya, Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno mengucapkan selamat kepada Pengurus PBNU yang sudah datang ke Sumbar menghadiri Konferwil-XII PWNU Sumbar.
“Pak Sekjen ini adalah teman saya. Kami sama-sama di DPR RI dulu, waktu itu saya menjabat ketua komisi,” kenang Irwan.
Irwan Prayitno mengapresiasi pelaksanaan Konferwil NU. Kader-kader NU, menurutnya, sudah banyak berperan dalam pembangunan bangsa. Termasuk kader NU di Sumbar, baik pribadi maupun organisasi, sudah memperlihatkan perannya dalam pembangunan Sumbar.
Sekjen PBNU, Helmy Faishal Zaini mengaku cukup bangga hadir dan bertemu masyarakat di Ranah Minang. Menurutnya, para orang tua, para datuk di Minangkabau, selalu mengajarkan akhlaqul karimah.
“Salah satu cerita di Minang yang melegenda adalah Malin Kundang. Cerita yang sarat nilai budaya dan agama, yang mengajarkan anak agar jangan durhaka kepada orang tua,” sebutnya.
Helmy juga berkesempatan menjelaskan maksud dari Islam Nusantara yang diperjuangkan oleh para Ulama NU. “Islam Nusantara adalah Islam dalam beragama, Nusantara dalam budaya. Islam Nusantara adalah nilai-nilai Islam yang melebur ke dalam budaya Nusantara yang diajarkan Wali Songo,” jelasnya.
Ia mengatakan, saat ini NU tak hanya tersebar dari Aceh sampai Papua, tetapi sudah ada di 36 negara. “Baru-baru ini saya meresmikan berdirinya NU di Korea Selatan, dan itu dihadiri 72 ribu orang,” ujarnya.
Helmy Faishal mengharapkan, melalui Konferwil-XII PWNU Sumbar ini, dapat melahirkan Ketua dan Pengurus PWNU yang baru untuk lima tahun mendatang.
Ketua Panitia Konferwil-XII PWNU Sumbar, Azwandi Rahman mengatakan, konferwil berlangsung melalui proses yang cukup panjang, karena dilaksanakan oleh carateker yang berasal dari PBNU, yang belum banyak mengenal Sumbar.
“Berkat kegigihan carateker ini, Konferwil PWNU ini dapat dilaksanakan dengan baik malam ini. Dari 19 pengurus cabang yang diundang, yang hadir 16 pengurus cabang,” ujarnya.
Sekretaris Panitia Konferwil-XII PWNU Sumbar, Suleman Tanjung mengapresasi pelaksanaan Konferwil-XII PWNU Sumbar yang berjalan baik dan lancar.
“Alhamdulillah, Konferwil-XII PWNU Sumbar berjalan lancar dan sukses. Terima kasih kepada semua pihak yg membantu jalannya konferwil ini. Khususnya kepada Warga Nahdiyiin yg telah memberikan dukungan terselenggaranya konferwil,” ucap Suleman Tanjung.
Ketua Carateker PWNU Sumbar, Erman Suryaman mengatakan, setelah dibentuk carateker, dirinya langsung bertemu dengan pengurus cabang. “Alhamdulillah, semangat warga NU di Sumbar sangat tinggi. Buktinya, pada konferwil ini, ada sembilan calon ketua yang mengapung,” ungkapnya.(*/mbb)
















