Jakarta, Prokabar — Pengelola Masjid Istiqlal Jakarta membuka kembali masjid untuk pelaksanaan ibadah dan kegiatan keagamaan pada bulan Ramadan 1442H/2021M. Pembukaan masjid kebanggaan umat muslim Indonesia ini akan dilakukan secara bertahap dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat.
Dari total kapasitas 250 ribu jemaah, pada pelaksanaan ibadah salat tarawih di bulan Ramadan kali ini hanya akan membuka atau menampung sekitar 2.000 jemaah.
“Kita bisa memastikan bahwa seluruh peribadatan selama bulan Ramadan tetap bisa dilaksanakan selama mematuhi protokol kesehatan,”kata Wamenag Zainut Tauhid Sa’adi dilansir dari laman Kemenag, Sabtu (10/4).
Wamenag menuturkan, Sebelumnya telah mengeluarkan Surat Edaran tentang Pendoman Ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1442H/2021M. “Panduan ini harus diikuti oleh semua pihak. Baik oleh pengurus masjid dan musala, pengelola restoran, serta masyarakat muslim,” tutur Wamenag.
“Ada satu hal yang perlu kami ingatkan, selain penerapan protokol kesehatan petugas keamanan yang ditugasi secara khusus mengawasi protokol kesehatan harus maksimal menjalani tugasnya. Mulai dari pra ibadah, ibadah dan usai ibadah untuk memberi kenyamanan kepada umat yang akan beribadah,” sambung Wamenag. (*)
















