Kawasan Ngalau Titik Rawan Pekat di Payakumbuh

Penulis -

Rabu, 28 Agustus 2019 - 07:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh, Prokabar – Kawasan objek wisata Ngalau Indah Kota Payakumbuh masih menjadi salah satu titik rawan penyakit masyarakat (pekat). Hal itu terbukti dengan banyaknya pemuda-pemudi yang diamankan Satpol PP Kota Payakumbuh di lokasi tersebut.

Data mencatat, selama dua pekan terakhir, dari 14 Agustus sampai dengan 27 Agustus, sudah terdapat 15 remaja yang diamankan oleh Petugas Penegak Perda di kawasan Ngalau Indah.

“15 orang remaja itu terdiri dari sembilan laki-laki dan enam perempuan,” kata Kepala Satpol PP Kota Payakumbuh, Devitra, kemarin.

Para remaja tersebut diamankan karena telah melakukan pelanggaran kepada Perda Ketertiban Umum dan Penyakit Masyarakat, Perda Nomor 12 Tahun 2016 Tentang Pencegahan, Pemberantasan Pekat dan Maksiat.

“Sembilan orang ditertibkan karena kedapatan tidur sampai pagi di belakang kantor Dinas Pariwisata. Dan enam orang lainnya ditertibkan pada malam hari karena masih nongkrong laki-laki dan perempuan sampai larut malam,” lanjutnya.

Diterangkan Devitra, setelah diinterogasi dan didata, ternyata rata-rata umur mereka masih belasan tahun, bahkan seluruh perempuan masih dibawah umur 17 tahun ke bawah. Di samping itu sebagian besar mereka mengaku sudah biasa mengkonsumsi miras, menghisap lem, dan mengkosumsi obat obat penenang seperti eximer dan samcodin.

“Tujuh orang diantaranya diserahkan ke Dinas Sosial untuk pembinaan dan rehabilitasi lebih lanjut, dan delapan lain dikembalikan kepada orang tuanya setelah didata, dibina, dan membuat perjanjian,” katanya.

Devitra menghimbau masyarakat agar lebih meningkatkan pengawasan dan pembinaan terhadap keluarganya, khususnya warga Payakumbuh agar lebih memperhatikan dan mengawasi pergaulan anaknya apabila keluyuran sampai tengah malam.

“Khusus untuk siswa sekolah agar tidak berkeliaran dan bagi warga yang keluar pada malam hari sampai larut, di samping menghimbau, kami akan terus giat melakukan pengamanan di Kota Payakumbuh tercinta,” pungkas Devitra.(*/mbb)

Follow WhatsApp Channel prokabar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aduan Berujung PTDH, Warga Berinisial LMN Puji Respon Cepat Bidpropam Polda Sumbar
Pencegahan Kasus LGBT di Sumbar Perlu Regulasi, Edukasi, dan Pembinaan Terpadu
Polres Dharmasraya Ungkap 11 Kasus Menonjol Selama Bulan Juni -Juli 2026. Tujuh Diantaranya Kasus Narkoba
Sudah Dilarang Masih Nekat Pelaku Tambang Emas Ilegal Diamankan Polres Pasaman
Dua Pelaku Curas Diamankan Polres Pasaman Pelaku Ternyata Pria Sewaan Korban
3,37 Persen, Alarm yang Tidak Boleh Dianggap Biasa
Pengedar Sabu Digulung Polres Pasaman Ratusan Gram Barang Bukti Diamankan
Pencabulan Anak, Andre Rosiade Desak Pihak Kepolisian Tangkap Pelaku

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:53 WIB

Aduan Berujung PTDH, Warga Berinisial LMN Puji Respon Cepat Bidpropam Polda Sumbar

Kamis, 23 Juli 2026 - 11:00 WIB

Pencegahan Kasus LGBT di Sumbar Perlu Regulasi, Edukasi, dan Pembinaan Terpadu

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:53 WIB

Polres Dharmasraya Ungkap 11 Kasus Menonjol Selama Bulan Juni -Juli 2026. Tujuh Diantaranya Kasus Narkoba

Rabu, 15 April 2026 - 15:56 WIB

Sudah Dilarang Masih Nekat Pelaku Tambang Emas Ilegal Diamankan Polres Pasaman

Senin, 6 April 2026 - 14:38 WIB

Dua Pelaku Curas Diamankan Polres Pasaman Pelaku Ternyata Pria Sewaan Korban

Berita Terbaru

Artikel

Pukul 23.00 WIB, Uang Tak Laku Lagi di Pasaman

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:33 WIB