Trending | News | Daerah | Covid-19

Musik

Intip ‘Segudang’ Aktifitas Febrian HIVI di @Se2ruan

Dibaca : 126

Jakarta, Prokabar — Setelah ‘mengupas’ perjalanan musik Ezra Mandira, live Instagram @Se2ruan mengundang gitaris yang juga vokalis HIVI Febrian.

Di episode ke 18 ini, Ifan Ohsi mengenalkan sosok sahabatnya yang super sibuk. Selain berkarya dengan personil HIVI, Neida, Ilham dan Ezra, pemilik nama lengkap Febrian Nindyo Purbowiseso juga dikenal sebagai pencipta lagu.

Febri pernah menulis lagu projek ‘Ruang Tengah Indonesia’ yang dinyanyikan Ghea Indrawati, Arsy Widianto dan Yovie Widianto. Belum lama ini pria kelahiran 19 Februari 1992 dipercaya menjadi produser penyanyi Algufron dan Samuel Cipta.

Tentu saja untuk grupnya di HIVI, banyak karyanya yang berkesan bagi penggemar. Seperti, ‘Indahnya Dirimu’, ‘Orang Ketiga’, ‘ Mata ke Hati’, ‘Siapkah Kau ‘tuk Jatuh Cinta Lagi’, ‘Pelangi’, ‘Remaja’, ‘Satu Satunya’, ‘Jatuh, Bangkit Kembali’ dan ‘Pemuda’.

“Mulai dari ‘Indahnya Dirimu’ mengantarkan HIVI ke industri musik. Lebih dikenal lagi setelah ‘Orang Ketiga’. Lebih bingungnya ‘Mata ke Hati’ banyak yang suka dengan beragam usia. Yang lebih berkesan, ‘Satu Satunya’ itu lagu pembuka yang kutulis sebagai hadiah sebagai suami untuk istriku,” beber Febri.

“Lagu ‘Jatuh, Bangkit Kembali’ punya rasa syukur hingga sampai saat ini. Lagu ini juga sekaligus menjadikan duta bagi orangtua down syndrome,” ujarnya menambahkan.

Ada beberapa program sosial yang diikuti Febri selain sibuk di bidang musik. Duta POTADS (Persatuan Orangtua Anak Down Syndrome), menyelenggarakan program peningkatan literasi anak muda “BicaraBuku” bersama anggota grupnya. Serta menjadi anggota dewan pembina untuk organisasi kepemudaan YOI (Youth Of Indonesia) bersama Chelsea Islan, Gustika Jusuf-Hatta, dan teman-teman.

Selain membahas tentang kesibukannya di industri musik, kegiatan di masa pandemi covid-19 jadi perbincangan hangat.

Sebagai musisi yang tergabung di Federasi Serikat Musisi Indonesia (FESMI), Febri mengaku prihatin. Apalagi ketika ditunjuk sebagai bagian komunikasi dan riset, Febri kerap menerima keluhan.

“Banyak dari musisi yang terdampak alih profesi. Ada juga yang jual alat musik karena nggak tau lagi dapat pemasukan dari mana. Ini jadi pekerjaan kedepannya bagi musisi bagaimana bisa bertahan di segala situasi,” jelasnya.

Belajar dari kondisi seperti sekarang ini, Febri bersyukur manajemen HIVI memiliki perencanaan keuangan yang baik.

“Pandemi ini nggak banyak penghasilan untuk kita bisa bertahan. Beruntunglah manajemen keuangan HIVI diurus orang yang benar. Sehingga untuk bayar sewa kantor, gaji karyawan tanpa ada potongan. THR kemarin juga lancar,” ucap syukurnya.

Diakhir perbincangan, Febri memberikan kata-kata inspiratif bagi penggemarnya. “Sudah banyak jargon di banyak sosmed tentang hidup sehat. Tapi nggak sadar, sehat itu tak hanya fisik saja tetapi juga batin. Kalau batinnya kurang bersyukur, nggak ‘nrimo’, nggak ikhlas jadi kendala mencapai kesehatan fisik,” pungkas Febri seraya menyanyikan sepenggal lirik ‘Siapkah Kau ‘tuk Jatuh Cinta Lagi’. (beb)


Baca Juga :

Berani Komen Itu Baik
To Top